Connect With Us

BPJS Batal Naik, Pemkot Tangerang 'Dikantongi Lagi' Subsidi Iuran

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 10 Maret 2020 | 20:30

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat diwawancarai awak media, Selasa (10/3/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Iuran BPJS Kesehatan batal naik setelah Mahkamah Agung (MA) menerima dan mengabulkan sebagian uji materi Peraturan Presiden No 75/2019 tentang Jaminan Kesehatan.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah pun menanggapi pembatalan kenaikan iuran BPJS Kesehatan itu.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Tangerang masih menunggu arahan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait putusan MA.

Sebab, pada APBD Kota Tangerang tahun ini, Pemkot Tangerang telah menaikkan besaran subsidi pembiayaan BPJS Kesehatan.

"Nah itu kaitannya bagaimana nanti kita akan tunggu arahan Kemenkeu," ujar Arief saat ditemui di gedung SMPN 32 Tangerang, Selasa (10/3/2020) pagi.

Arief menuturkan, sisa anggaran atau alokasi yang tidak digunakan nantinya akan 'dikantongi lagi' alias dialihkan untuk program lainnya.

Seperti, penambahan gedung Puskesmas, transportasi umum dan lainnya.

"Kaitan pelayanan kesehatan kita tambah tiga Puskesmas, belum lagi angkutan umum, banyaklah," katanya. 

Arief mengaku telah meminta agar BPJS Kesehatan Tangerang tetap memberikan layanan optimal. Baik iuran bulanan mengalami kenaikan atau tidak.

"Jadi mau naik mau turun pelayanannya jangan sampai turun. Gitu aja," ucapnya.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Sari Nur Arofah menjelaskan, pada tahun ini subsidi iuran BPJS Kesehatan untuk peserta Kelas III telah dianggarkan sebesar Rp130 miliar.

Anggaran tersebut, kata dia, meningkat dari dari tahun 2019 sebesar Rp92 miliar dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan sebanyak 380.599 orang.

"Sebetulnya prediksi peserta 2020 sejumlah 455.051 orang dan membutuhkan sekitar Rp200 Miliar jika mengikuti kenaikan harga. Tapi yang disahkan tahun ini hanya Rp130 miliar," ungkapnya saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Selasa (10/3/2020) sore.

Sari juga menjelaskan, anggaran sebesar Rp130 miliar belum dapat dinyatakan berlebih. Sebab, trend kenaikan peserta BPJS Kesehatan baru dapat dilihat pada pertengahan tahun nanti.

"Sekarangkan baru dua bulan berjalan, saya biasanya menunggu 6 bulan berjalan baru terlihat trend setiap bulannya berapa sampai akhir tahun," jelasnya.

Setelah trend kenaikan terlihat, lanjut Sari, barulah pihaknya akan menghitung anggaran subsidi BPJS Kesehatan hingga akhir tahun.

Jika terdapat sisa, maka akan dikembalikan ke kas daerah untuk kembali dibahas dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Nanti TAPD yang menentukan bahwa uang sisanya untuk apa nantinya," pungkasnya. (RMI/RAC)

 

KAB. TANGERANG
Dua Kali Mangkir, Eks Kasatpol PP Kembali Dipanggil Pemeriksaan Dugaan Pelecehan Seksual

Dua Kali Mangkir, Eks Kasatpol PP Kembali Dipanggil Pemeriksaan Dugaan Pelecehan Seksual

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:43

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan ke tiga Eks Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriatna.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill