Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com–Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang) untuk sementara memberhentikan kunjungan atau besukan dan bimbingan belajar.
Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran pandemik virus corona (Covid-19).
Kepala Lapas Pemuda Tangerang Supriyanto mengatakan kunjungan bagi warga binaan pemasyarakatan akan ditangguhkan mulai 18 Maret hingga 1 April 2020.
Selain kunjungan, kata dia, kegiatan bimbingan belajar atau pembinaan bagi WBP seperti kerohanian, rehabilitasi, dan kemandirian pun diliburkan selama waktu penangguhan tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi," jelasnya, Selasa (17/3/2020).
Lapas Pemuda Tangerang saat ini over kapasitas. Berdasarkan data per akhir Februari 2020, Lapas Pemuda Tangerang yang idealnya dihuni 1.225 warga binaan, tetapi diisi 2.905 warga binaan.
Tentu kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan bila salah satu warga binaan terjangkit Covid-19, karena virusnya akan menyebar dengan cepat.
Supriyanto mengeklaim selain meliburkan kunjungan dan bimbel bagi WBP, pihaknya telah melakukan berbagai tindakan preventif dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19.
Mulai dari penyediaan alat thermal gun, hand sanitizer, masker, sarung tangan, serta bahan cuci tangan.
Selain itu, pemberian komunikasi informasi edukasi kepada petugas juga telah gencar diberikan.
“Jadi, kesemuanya perlu kami lakukan dalam rangka meminimalisir risiko penyebaran Covid-19. Karena kesehatan merupakan nikmat yang paling utama dari Allah SWT dan sudah kewajiban kita sebagai petugas pemasyarakatan untuk menjaga kesehatan diri dan terutama, kesehatan para WBP,” paparnya. (RAZ/RAC)
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGMahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews