Connect With Us

Kunjungan di Lapas Tangerang Dihentikan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Maret 2020 | 14:34

Kepala Lapas Pemuda Tangerang Supriyanto menyosialisasikan pencegahan Covid-19 kepada para pengunjung di Lapas Pemuda Tangerang. Supriyanto juga menyampaikan informasi tentang pemberhentian sementara kunjungan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (Lapas Pemuda Tangerang) untuk sementara memberhentikan kunjungan atau besukan dan bimbingan belajar.

Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran pandemik virus corona (Covid-19). 

Kepala Lapas Pemuda Tangerang Supriyanto mengatakan kunjungan bagi warga binaan pemasyarakatan akan ditangguhkan mulai 18 Maret hingga 1 April 2020.

Selain kunjungan, kata dia, kegiatan bimbingan belajar atau pembinaan bagi WBP seperti kerohanian, rehabilitasi, dan kemandirian pun diliburkan selama waktu penangguhan tersebut. 

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi," jelasnya, Selasa (17/3/2020). 

Lapas Pemuda Tangerang saat ini over kapasitas. Berdasarkan data per akhir Februari 2020, Lapas Pemuda Tangerang yang idealnya dihuni 1.225 warga binaan, tetapi diisi 2.905 warga binaan. 

Tentu kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan bila salah satu warga binaan terjangkit Covid-19, karena virusnya akan menyebar dengan cepat. 

Supriyanto mengeklaim selain meliburkan kunjungan dan bimbel bagi WBP, pihaknya telah melakukan berbagai tindakan preventif dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19.

Mulai dari penyediaan alat thermal gun, hand sanitizer, masker, sarung tangan, serta bahan cuci tangan.

Selain itu, pemberian komunikasi informasi edukasi kepada petugas juga telah gencar diberikan.

“Jadi, kesemuanya perlu kami lakukan dalam rangka meminimalisir risiko penyebaran Covid-19. Karena kesehatan merupakan nikmat yang paling utama dari Allah SWT dan sudah kewajiban kita sebagai petugas pemasyarakatan untuk menjaga kesehatan diri dan terutama, kesehatan para WBP,” paparnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

TANGSEL
Skema Sewa Kendaraan Dinas Pemkot Tangsel Dinilai Lebih Hemat Anggaran daripada Beli

Skema Sewa Kendaraan Dinas Pemkot Tangsel Dinilai Lebih Hemat Anggaran daripada Beli

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:48

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalokasikan anggaran untuk menyewa kendaraan dinas pada tahun 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam efisiensi fiskal yang pragmatis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill