Connect With Us

Warga Kota Tangerang yang Meninggal asal Ciledug

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 20 Maret 2020 | 20:17

Lokasi Ciledug melalui GPS Maps. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membenarkan salah satu warganya meninggal akibat terserang Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan, satu warga yang meninggal tersebut warga Ciledug.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi.

“Terkonfimasi, satu kasus meninggal dunia ada di Kecamatan Ciledug,” ujarnya dalam video conference, Jumat (20/3/2020).

Liza mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap waspada dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

Baca Juga :

Selain itu, Liza mengharapkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang akan dapat merugikan psikis atau imunitas pasien terjangkit Covid-19.

“Kami imbau warga untuk disiplin, ikuti dan taati aturan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota dan berdoa kepada Allah SWT,” pungkasnya.(RMI/HRU)

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill