Connect With Us

Setelah SMS, Tangcity Mal Juga Tutup Dua Bulan

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 Maret 2020 | 15:31

Tampak petugas sedang membersihkan fasilitas di area Tangcity Mal. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Wabah Virus Corona (Covid-19) yang telah ditetapkan sebagai kasus pandemi oleh WHO (Badan Kesehatan Dunia), mengharuskan sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Tangerang tutup.

Setelah Summarecon Mall Serpong (SMS), kini Tangcity Mal yang berlokasi di jantung Kota Tangerang, juga merespon upaya pencegahan dan penekanan laju penyebaran COVID-19 dengan menutup operasinalnya selama dua bulan. 

Direktur Tangcity Mal Norman Eka Saputra menyatakan pihaknya dengan serius menerapkan konsep pembatasan jarak sosial serta meningkatkan standar kebersihan sejak awal krisis dalam kegiatan operasional karyawan, karyawan mitra maupun tenant sehari-hari.

Tampak petugas sedang membersihkan fasilitas di area Tangcity Mal.

Sebagai aksi nyata, penyemprotan disinfektan di setiap lantai dilakukan baru-baru ini hingga penyesuaian jadwal acara (event) besar yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Lalu, kata dia, kebijakan penting akhirnya harus diambil yakni dengan menghentikan sementara kegiatan operasional mall mulai 29 Maret 2020 sampai 29 Mei 2020.

 

Hal ini menyusul penghentian sementara aktivitas di Lantai 2 per 27 Maret 2020, yang mencangkup wahana rekreasi Funworld, bioskop Cinema XXI, tenant kuliner di Rame Rame Food Carnival serta pelayanan publik oleh Gerai SIM, Samsat, dan Gerai Imigrasi.

"Kami ingin memastikan seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) Tangcity Mal dalam keadaan sehat dan mendukung pemerintah dalam mengatasi bencana Covid-19. Dengan mematuhi himbauan pemerintah soal social distancing ini, mudah-mudahan rantai penyebaran virus dapat terputus lebih cepat," jelasnya dalam keteragan tertulis, Jumat (27/3/2020).

Tampak petugas sedang membersihkan fasilitas di area Tangcity Mal.

Norman Eka juga menerangkan Program CSR (Corporate Social Responsibility) tanggap bencana tak luput dari perhatian manajemen Tangcity Mal untuk membantu garda terdepan dalam melawan COVID-19.

"Sebagai bagian dari holding company Tangcity Superblock, kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyediakan kebutuhan APD (Alat Pelindung Diri) untuk tenaga medis di RSUD Kota dan Kabupaten Tangerang yang berjumlah 200 unit,” ungkapnya.

Ia menyebut sebelumnya Tangcity Mal juga telah menggandeng SMK Yarsi Medika jurusan Farmasi untuk memproduksi cairan pembersih tangan atau hand sanitizer secara massal demi memenuhi lonjakan permintaan masyarakat. Sebanyak 500 botol dijual per harinya mulai harga Rp19 ribu di gerai yang telah disediakan.

"Upaya-upaya Tangcity Mal tersebut mustahil dapat sukses tanpa komitmen dan semangat gotong royong penunjung setia kami, segenap karyawan manajemen, mitra dan masyarakat. Tetap tenang dan jaga kesehatan. Mari saling menguatkan untuk melewati pandemi ini," pungkasnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill