Connect With Us

Dampak COVID-19, Musda Golkar Kota Tangerang Diundur

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 4 April 2020 | 10:46

Ketua DPD Golkar Kota Tangerang Sachrudin saat menyampaikan penundaan Musda karena imbas COVID-19, Sabtu (4/4/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com–Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Tangerang yang akan digelar pada 8 April 2020 diundur.

Ketua DPD Golkar Kota Tangerang Sachrudin mengatakan pengunduran Musda tersebut karena penyebaran COVID-19 di Kota Tangerang kian meluas.

Maka, kata dia, Musda Golkar diundur untuk sementara atau sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

"Kalau melihat dari jadwal, seharusnya 6 bulan setelah Musyawarah Nasional (Munas) Musda ini harus berjalan karena susuai dengan amanah. Tetapi, dengan banyak pertimbangan akhirnya Musda ini kami undur terlebih dahulu mengingat penyebaran virus Corona," ujarnya, Sabtu (4/4/2020).

Sachrudin menambahkan, untuk Musda Golkar ini, pihaknya sudah mempersiapkan panitia dan juga sudah mempersiapkan hal yang lainnya. Tetapi karena kondisi Kota Tangerang zona merah COVID-19, maka rencana itu diundur demi keselamatan para kader Golkar Kota Tangerang.

"Kami mengutamakan kepentingan khalayak banyak, yakni keselamatan kader. Harusnya Musda ini digelar pada 8 April mendatang, karena kami juga menghormati instruksi Kapolri untuk tidak membuat kegiatan keramaian, makanya diundur terlebih dahulu,"paparnya.

Ia menjelaskan, selama terjadi wabah Corona di Kota Tangerang, seluruh kader telah diinstruksikan untuk bersama-sama membantu Pemerintah Kota Tangerang dalam melakukan pencegahan agar penyebaran virus Corona di Kota Tangerang tidak semakin meluas.

"Upaya yang telah Golkar lakukan adalah, penyemprotan disinfektan dan juga memberikan hand sanitizer secara gratis. Bahkan sekretariat Golkar saat ini menjadi posko COVID-19, disana kami membagikan hand sanitizer dan juga menerima permintaan warga untuk dilakukan penyemprotan disinfektan," ungkapnya.

Ia menuturkan, kader-kader Golkar yang ada di wilayah juga sudah dikoordinasikan untuk terus melakukan sosialisasi bahaya Corona. Mulai dari pencegahan, dan juga penanganan bagi warga yang terpapar.

"Kader yang ada di masing-masing wilayah ini juga akan bergerak menyosialisasikan kepada masyarakat, mereka juga diminta untuk segera memberitahu jika ada warga yang tepapar Corona. Semua kader Golkar di Kota Tangerang bergerak demi kemanusian di tengah wabah Corona ini," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
PA Tigaraksa Catat 116 Kasus Perceraian ASN, Ini Pemicu Paling Banyak

PA Tigaraksa Catat 116 Kasus Perceraian ASN, Ini Pemicu Paling Banyak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42

Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 116 kasus perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang 2026.

TEKNO
Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Website SIDIPAKE Inovasi Mahasiswa KKN UMT Permudah Posyandu Pantau Kesehatan Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:07

Sebanyak 25 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) secara resmi menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill