Connect With Us

Tabung Gas non SNI di Kota Tangerang Akan Ditarik Melalui Agen

| Senin, 2 Agustus 2010 | 17:34

Gudang gas elpiji meledak di Kampung Bentung RT 02/13, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, pada Senin (8/9/2009) tengah malam sekitar pukul 23.30 WIB. Akibat ledakan tersebut, dua orang karyawan pada gudang tersebut terluka parah, seme (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Untuk mencegah kembali terjadinya ledakan tabung gas elpiji 3 kg di Kota Tangerang, pihak Pertamina akan melakukan penarikan tabung gas yang tidak memenuhi standart nasional Indonesia (SNI) dari konsumen melalui agen-agen milik Pertamina.
 
Menurut Sales Representatif Pertamina regional Jakarta-Banten Arifin, Pertamina tengah menahan pendistribusian tabung gas tak berlabel SNI agar tidak kembali beredar di masyarakat dengan melakukan penarikan. Menurut dia, penarikan dilakukan secara langsung melalui 30 agen pertamina yang ada di Kota Tangerang.
 
“Konsumen yang menukarkan tabung gasnya ke agen Pertamina disitu akan langung kita tarik untuk kemudian diperbaiki. Jadi konsumen tidak perlu di datangi,” ungkapnya saat melakukan sosialisasi pemakaian gas yang aman dengan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) di Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Senin (2/8).
 
Selain itu, dalam sosialisasi tersebut, Arifin menjelaskan secara detail tata cara pemakaian tabung regulator serta selang gas pertamina yang aman sesuai SNI. “Diharapkan sosialsiasi ini bisa disampaikan oleh SKPD Pemerintah Kota Tangerang kepada masyarakat,” terangnya.
 
Arifin juga menambahkan bahwa pihaknya sudah menunjuk beberapa agen sebagai tempat penukaran selang dan regulator yang lama dengan selang regulator SNI. Menurutnya masyarakat tinggal datang dan menunjukan selang dan regulator untuk ditukarkan dengan yang baru dan dikenakan masing-masing Rp. 15.000 untuk selang dan Rp. 20.000 untuk regulator. “Masyarakat cukup membayar Rp. 35.000 tanpa dikenai pajak. Pajak sebesar 10% kami yang tanggung,” terang Arifin.
 
Menurutnya, jika ada agen yang memungut lebih dari jumlah tersebut dimohon untuk diberitahukan melaporkan hal tersebut kepada pihak Pertamina, salah satunya bisa menghubungi contact Pertamina 500 000 atau SMS ke 021-7111 3000 fax 021-7972 177 E-mail [email protected].
 
Sedangkan untuk sosialisasi bisa menghubungi no. telepon 021- 4359742 atau melalui surat yang dialamatkan kepada Gas Domestik Region II.  “Kepada pihak Kelurahan dan Kecamatan yang ingin melakukan sosialisasi tentang pemakain gas yang aman bisa menghubungi kami,” pungkap Arifin.(rangga)

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill