Connect With Us

Pokja WHTR Bagikan Ratusan Bungkus Daging Kurban ke Warga

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 31 Juli 2020 | 16:02

Ketua Pokja WHTR Imam Fauzi saat membagikan daging kurban kepada warga sekitar Sekretariat Pokja WHTR. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) turut serta merayakan Idul Adha 2020 dengan menyembelih hewan kurban. Dagingnya pun dibagikan kepada masyarakat setempat. 

Ketua Pokja WHTR Imam Fauzi mengatakan pihaknya menyembelih 10 ekor kambing yang diterima dari mitra kerjanya. 

Adapun mitra kerja tersebut diantaranya Bupati Tangerang, Wali Kota Tangerang,  Polres Metro Tangerang Kota, Polresta Tangerang Selatan, dan Lapas Kelas 1 Tangerang. 

"Kami berterima kasih kepada mitra kerja yang turut serta berbagi kambing. Dan Alhamdulilah tahun ini hewan kurbannya bertambah," ujarnya, Jumat (31/7/2020). 

Menurut Imam, jumlah hewan kurban yang disembelih tahun ini bertambah dibanding tahun kemarin yang berjumlah enam ekor. 

Imam menuturkan perayaan Idul Adha ini sebagai momentum untuk berbagi kepada masyarakat.

"Dari hasil pemotongan, ada sekitar 300 bungkus daging kurban," ucapnya. 

Ratusan bungkus daging kurban tersebut dibagikan kepada warga setempat. Pembagian dilakukan melalui koordinator RT/RW untuk menghindari kerumunan. 

"Kami berharap penyaluran daging kurban dapat bermanfaat bagi warga di tengah pandemi COVID-19," pungkasnya.(RMI/HRU)

WISATA
Cari Tempat Wedding dan Meeting di Gading Serpong dengan Nuansa Kolam Renang? Nova Ballroom Jadi Pilihan 

Cari Tempat Wedding dan Meeting di Gading Serpong dengan Nuansa Kolam Renang? Nova Ballroom Jadi Pilihan 

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:58

Tren acara wedding, gathering, hingga meeting dengan konsep semi outdoor dan suasana santai kini semakin diminati masyarakat.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill