Cuaca Panas Bikin Tubuh Rentan Dehidrasi, Dokter Imbau Masyarakat Cukupi Air Putih
Kamis, 2 April 2026 | 10:39
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
TANGERANGNEWS.com–Kasus penderita COVID-19 di Kota Tangerang kembali melonjak usai perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.
Pantauan TangerangNews pada situs informasi COVID-19 Pemerintah Kota Tangerang, https://covid19.tangerangkota.go.id/, lonjakan kasus baru terjadi pada 31 Juli yang bertepatan dengan hari raya Idul Adha.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengakui lonjakan kasus tersebut.
"Kurang lebih ada lonjakan 40 kasus. Padahal minggu sebelumnya dalam seminggu hanya 2 kasus, memang terjadi lonjakan kasus," ujarnya di Puspemkot Tangerang, Senin (3/8/2020).
Terkini, bertambah 17 kasus baru positif COVID-19. Jumlah tersebut tertinggi pada bulan Juli. Sebelumnya, penambahan kasus baru tertinggi terjadi pada 3 Juli lalu sebanyak 12 kasus.
Usai terjadi lonjakan kasus baru, trend COVID-19 di Kota Tangerang kembali meningkat, pada 1 Agustus bertambah sebanyak 6 kasus, kemudian 2 Agustus bertambah sebanyak 8 kasus.
Total kasus positif COVID-19 di Kota Tangerang kini sebanyak 600 kasus (37 meninggal dunia, 492 sembuh dan 70 masih dalam perawatan).
"Sekarang Pemkot Tangerang terus dalam rangka operasi aman bersama kita berharap masyarakat itu tetap menaati protokol kesehatan COVID-19," pungkasnya. (RMI/RAC)
Meningkatnya suhu udara saat musim kemarau membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat produksi keringat yang meningkat.
TODAY TAGDinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menargetkan program Gampang Kerja akan mendorong penyerapan tenaga kerja yang lebih besar di tahun mendatang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews