Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com–Setelah memutuskan untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta bantuan berupa alat test PCR kepada Pemprov Banten.
Hal ini untuk meningkatkan kuantitas pemeriksaan kepada masyarakat yang terpapar COVID-19, mengigat selama PSBB terakhir angka kasus positif di wilayah Kota Tangerang kembali mengalami peningkatan.
"Saat ini kendalanya harus mengantri untuk mendapatkan hasil pemeriksaan. Waktunya cukup lama untuk dapat hasilnya dan berpotensi menularkan selama menunggu hasilnya keluar," terang Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Minggu (23/8/2020).
Selain itu, Arief juga berencana akan menggandeng rumah sakit swasta, untuk dapat membantu melakukan pemeriksaan terhadap spesimen yang sudah diambil oleh Pemkot Tangerang.
"Jadi bisa lebih cepat hasilnya keluar dan bisa dilakukan langkah selanjutnya," pungkasnya.
Diketahui, keputusan perpanjangan PSBB di Tangerang Raya dilakukan setelah Gubernur Banten Wahidin Halim menggelar rapat evaluasi PSBB secara daring, Minggu (23/8/2020). PSBB kesembilan ini berlaku selama dua minggu kedepan.
"PSBB diperpanjang mulai tanggal 24 Agustus sampai 6 September 2020," ungkap Arief. (RAZ/RAC)
TODAY TAGRencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan Tangsel One.
PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews