Lebaran Lebih Awal, 800 Jemaah Ahlussunnah Tangerang Gelar Salat Idulfitri Hari Ini
Jumat, 20 Maret 2026 | 22:23
Suasana penuh kemenangan menyelimuti Masjid Jami Asy-Syakur, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com–PT Calindo Damai Sejahtera Abadi di kawasan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang memberikan tanggapan setelah pabriknya disidak warga dan Komisi IV DPRD Kota Tangerang karena dituding telah mencemari lingkungan.
Manager HRD PT Calindo Damai Sejahtera Abadi, Supriyadi Wahyudin menyatakan pihaknya menunggu hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang soal tudingan perusahaannya mencemari lingkungan.
"Ya, artinya kalau kita lihat di saluran air, kita enggak bisa menjudge (menuding) bahwa itu dari PT. Calindo semuanya atau enggak. Tapi paling tidak dengan adanya pengambilan sampel dan ini memang sudah beberapa kali dilakukan sama Dinas Lingkungan Hidup (DLH)," ujarnya, Jumat (11/9/2020).
Supriyadi mengeklaim perseroannya tidak langsung membuang limbah tanpa diolah terlebih dahulu. "Jadi, yang dibuang saluran air memang ada proses produksi yang memang tidak terkait dengan limbah secara langsung," katanya.
Supriyadi menuturkan langkah perusahaannya saat ini juga menunggu hasil uji laboratorium dari DLH Kota Tangerang atas sampel limbah yang telah diambil.
Baca Juga :
"Kalau memang benar indikasinya dari sini (PT Calindo), nanti bagaimana langkah-langkahnya, apa yang harus dilakukan, kita tunggu informasi dari DLH. Jadi, biar nanti (DLH saja). Kita enggak sekadar menebak atau salah persepsi," jelasnya.
Dia juga mengaku perusahaannya siap menerima sanksi yang berlaku jika limbah yang dihasilkannya terbukti mencemari lingkungan warga.
"Kalau harus disanksi ya itu kan konsekuensi perusahaan," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua RT setempat, Haerudin mengatakan, lingkungan warga tercemar karena limbah pabrik yang diduga berasal dari PT Calindo Damai Sejahtera Abadi.
Dampak pencemaran lingkungan akibat limbah, kata dia, selain kerap mencium aroma tak sedap warga juga mengalami gatal-gatal.
"Memang sudah lama pembuangan pabrik seperti ini karena kita dataran lebih rendah selalu meluap. Warga kebauan, gatal, dan kita minta ke depannya pembuangan limbah jangan seperti ini," katanya. (RMI/RAC)
Suasana penuh kemenangan menyelimuti Masjid Jami Asy-Syakur, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGbank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews