Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com–Ruas Jalan Juanda di Neglasari, Kota Tangerang dekat kantor Airnav dan Kompleks Angkasa Pura rusak parah, Sabtu (19/9/2020). Jalan ini rusak berat, kondisinya seperti bukan jalan raya, melainkan seperti jalur offroad.
Kurniawan, warga Batuceper yang kerap melewati jalan itu untuk beraktivitas di pusat Kota Tangerang mengatakan Jalan Juanda rusak berat hampir tak bisa dilintasi kendaraan umum.
"Jalan ini memang rusak parah. Sudah lama rusaknya. Kondisinya sekarang sudah kayak jalan untuk offroad," ujarnya.
Berdasarkan pantauan, Jalan Juanda rusak berat. Upaya rehabilitasi jalan dengan teknik mechanical concrete pun gagal. Tampak ban-ban bekas yang ditanam berantakan.
Mechanical concrete adalah teknik rehabilitasi jalan dengan memanfaatkan ban bekas yg ditanam di bawah jalan. Kemudian ban bekas itu ditimpah coran.
Kurniawan mengaku prihatin melihat kondisi Jalan Juanda yang pemeliharaannya merupakan kewenangan Pemerintah Kota Tangerang ini.
"Bahaya kalau gini terus jalannya. Bisa terjadi kecelakaan. Lagian, masa sih jalan kota mirip jalan kampung," ungkapnya.
Dia berharap pemerintah memberikan perhatian atas kerusakan Jalan Juanda. "Perlu diperbaiki secepatnya agar warga yang melintas nyaman," pungkasnya.(RMI/HRU)
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGRangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) akhirnya memperbaiki kerusakan di Jalan Raya Pasar Kemis.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews