Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kaburnya Cai Changpan, narapidana narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kota Tangerang, terbukti dibantu oleh oknum petugas.
Dua orang petugas S dan ES akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Terdangka S menjabat Wakil Komandan Regu Lapas Kelas 1 Kota Tangerang berinisial S dan ES adalah petugas di bidang kesehatan.
Keduanya dianggap lalai dalam insiden kaburnya narapidana narkoba yang divonis mati tersebut.
Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya Selasa (6/10/2020).
"Berdasar hasil gelar perkara, kedua pegawai itu dari sebelumnya sebagai saksi kami naikan statusnya sebagai tersangka," ujarnya seperti dilansir dari Tribunnews.
Ada indikasi kelalaian yang dilakukan oleh kedua tersangka, yakni diduga turut membantu Cai Changpan membelikan pompa air.
Sedangkan pompa air tersebut ternyata digunakan untuk menggali lubang.
"Yang bersangkutan ada indikasi kelalaian membantu tersangka atau Cai Changpan ini melarikan diri. Pada saat dia menggali tersangka memesan kepada dua orang ini," ungkap Yusri.
Dijelaskan Yusri, pompa air tersebut juga disimpan tersangka setelah selesai digunakan oleh Cai Changpan selama 8 bulan terakhir.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews