Connect With Us

Tren Kasus COVID-19, Begini Kondisi Kota Tangerang Pada Pekan ke-31

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 Oktober 2020 | 15:59

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menjabarkan kondisi terkini mengenai status Kota Tangerang terkait penyebaran COVID-19, Selasa (13/10/2020).

Dikatakannya, Kota Tangerang telah berkategori zona oranye COVID-19 dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 1.855 orang per tanggal 12 Oktober 2020.

"Jumlah pasien dalam perawatan sebanyak 229 orang, sembuh 1.565 orang dan yang meninggal sebanyak 61 orang," ungkap Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

"Setelah zona oranye, tentu target utama Pemkot adalah kembali menjadi zona hijau," sambungnya.

Arief mengungkapkan, pada minggu ke-31 pandemi COVID-19, laju perkembangan baik angka penularan atau positivity rate maupun angka kesembuhan di Kota Tangerang juga terus menunjukkan tren membaik.

"Angka penularan sekarang 4,2 persen, sedangkan angka kesembuhannya mencapai 84,4 persen," terangnya.

Walaupun terus berkurang, lanjut Arief, Pemkot Tangerang tetap berharap seluruh masyarakat Kota Tangerang dapat tetap menjaga dan terus menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) dalam aktivitas sehari-hari.

"Agar Kota Tangerang kembali menjadi zona hijau, dan pandemi bisa kita lalui bersama," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Pasar Modern Paramount Petals Hadirkan Pengalaman Belanja yang Nyaman

Pasar Modern Paramount Petals Hadirkan Pengalaman Belanja yang Nyaman

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Paramount Petals menghadirkan pengalaman baru dalam berbelanja yang lebih praktis, nyaman, dan menyenangkan.

NASIONAL
Puncak Arus Balik 29 Maret, Jasa Marga Prediksi 250 Ribu Kendaraan Melintas

Puncak Arus Balik 29 Maret, Jasa Marga Prediksi 250 Ribu Kendaraan Melintas

Kamis, 26 Maret 2026 | 14:29

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026. Pada hari tersebut, jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai sekitar 250 ribu unit.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill