Connect With Us

Ini Pemicu Tawuran Ormas di Ciledug Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:40

Screnshot Video tawuran di kawasan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu (28/10/2020) malam. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Dua kubu organisasi masyarakat (ormas) terlibat tawuran hingga menggunakan senjata tajam di kawasan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu (28/10/2020) malam. Bentrokan ini dipicu karena penurunan bendera salah satu ormas. 

 

"Hanya perselisihan, kemarin itu penurunan bendera saja, tapi itu sudah diselesaikan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto, Kamis (29/10/2020). 

 

Dalam bentrokan tersebut terdapat sejumlah pelaku tawuran yang mengalami luka-luka dan telah menjalani perawatan di rumah sakit. 

Kapolres mengatakan, kedua ormas yang terlibat bentrok tersebut saat ini telah bersepakat untuk berdamai.

Dalam kesepakatan perdamaian, pihak ormas yang menurunkan bendera akan memasang kembali benderanya. 

 

"Perselisihan apapun saya pikir sudah bisa diselesaikan dan ini nggak perlu jadi persoalan yang berkepanjangan," jelasnya. 

 

Kapolres memastikan, saat ini wilayah Ciledug Kota Tangerang sudah kondusif. Kedua ormas juga diharapkan Kepolisian untuk menjaga situasi Kamtibmas di Kota Tangerang.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Ini Pemicu Tawuran Ormas di Ciledug Tangerang TANGERANGNEWS.com–Dua kubu organisasi masyarakat (ormas) terlibat tawuran hingga menggunakan senjata tajam di kawasan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu (28/10/2020) malam. Bentrokan ini dipicu karena penurunan bendera salah satu ormas. "Hanya perselisihan, kemarin itu penurunan bendera saja, tapi itu sudah diselesaikan," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto, Kamis (29/10/2020). Dalam bentrokan tersebut terdapat sejumlah pelaku tawuran yang mengalami luka-luka dan telah menjalani perawatan di rumah sakit. Kapolres mengatakan, kedua ormas yang terlibat bentrok tersebut saat ini telah bersepakat untuk berdamai. Dalam kesepakatan perdamaian, pihak ormas yang menurunkan bendera akan memasang kembali benderanya. "Perselisihan apapun saya pikir sudah bisa diselesaikan dan ini nggak perlu jadi persoalan yang berkepanjangan," jelasnya. Kapolres memastikan, saat ini wilayah Ciledug Kota Tangerang sudah kondusif. Kedua ormas juga diharapkan Kepolisian untuk menjaga situasi Kamtibmas di Kota Tangerang.

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom) pada

KAB. TANGERANG
Pedagang Bendera di Tangerang Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang HUT ke-81 RI, Tahun Ini Terparah

Pedagang Bendera di Tangerang Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang HUT ke-81 RI, Tahun Ini Terparah

Jumat, 7 Agustus 2026 | 18:11

Di tengah ramainya suasana menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), para pedagang bendera musiman malah menghadapi kenyataan pahit.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill