Connect With Us

Bentrok, Barikade Aparat Jebol di Jalan Daan Mogot Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 8 Oktober 2020 | 12:45

Screenshot video Massa buruh dan Aparat Kepolisian Ricuh di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, Kamis (8/10/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com–Bentrokan antara massa dengan aparat dalam aksi penolakan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja pecah di Jalan Daan Mogot, Batuceper, Kota Tangerang, Kamis (8/10/2020).

Bentrokan terjadi sekitar pukul 11.50 WIB. Massa yang didominasi buruh dan pelajar ini saling melempar berbagai benda ke barisan aparat.

Sementara aparat membalas dengan menyemprotkan water canon. Bentrokan antara keduanya tak terhindarkan.

Berdasar pantauan di lapangan, bentrokan ini berawal saat massa berupaya menembus barikade aparat yang berjaga di Jalan Daan Mogot, perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta. 

Dalam bentrokan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, massa berhasil memukul mundur aparat gabungan.

Massa pun mejebol barikade itu dan langsung melintas menuju Jakarta. Belum diketahui adanya korban atau tidak dalam aksi bentrok ini.(RAZ/HRU)

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Bandara Soekarno-Hatta Sabet Gelar Bandara Terbersih di Asia Pasifik

Rabu, 25 Februari 2026 | 21:42

Pencapaian paling mencolok tahun ini adalah keberhasilan Bandara Soekarno-Hatta meraih gelar Best Airports: Cleanest Airport in Asia-Pacific (bandara terbersih) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill