Connect With Us

Didampingi KPK, Kota Tangerang Bahas Pemanfaatan Aset Milik Angkasa Pura II

Advertorial | Selasa, 3 November 2020 | 19:23

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Kepala Koordinator Wilayah 2 KPK RI Asep Rahmat, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) M Awauddin, serta Bupati Tangerang Ahmed Zaky Iskandar saat berswa foto bersama, Tangerang, Selasa (3/11/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kota Tangerang bersama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan pembahasan bersama terkait optimalisasi aset lahan milik PT Angkasa Pura II (Persero) di wilayah Kota Tangerang.

Rapat pembahasan tersebut difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia yang dihadiri oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Kepala Koordinator Wilayah 2 KPK RI Asep Rahmat, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) M Awauddin, serta Bupati Tangerang Ahmed Zaky Iskandar.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengharapkan, agar rapat pembahasan bersama ini dapat memberikan hasil positif dalam percepatan proses pembangunan di wilayah Kota Tangerang.

"Terutama di aset - aset milik AP II yang berada di Kota Tangerang,"

"Misalnya, jalan yang setiap hari dimanfaatkan oleh masyarakat," ungkap Arief dalam rapat yang berlangsung di Auditorium 1 Gedung 600 PT. Angkasa Pura II (Persero), Tangerang, Selasa (3/11).

Arief menjabarkan saat ini kondisi jalan yang sebagian aset PT Angkasa Pura II yang ada di wilayah Kota Tangerang dalam kondisi rusak berat akibat dari mobilisasi kendaraan bertonase tinggi yang melintas untuk pembangunan proyek strategis nasional.

"Kami berharap aset - aset itu bisa dihibahkan, agar Kota Tangerang bisa lakukan strategi pembangunan untuk memperbaiki jalan yang rusak," jabarnya.

Selain itu, Wali Kota juga mengharapkan adanya kolaborasi antara PT. Angkasa Pura II dengan Pemkot Tangerang di bidang pemanfaatan aset milik AP II yang berada di wilayah Kota Tangerang.

"Salah satunya terkait rencana pembangunan sport center, tentunya untuk kepentingan masyarakat," harap Arief.

Sementara itu, Kepala Korwil 2 KPK RI Asep Rahmat menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot Tangerang yang menunjukan kemajuan sangat pesat dalam menyelesaikan pemanfaatan aset yang akan digunakan oleh Pemerintah Kota Tangerang

"KPK akan melakukan koordinasi ke Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan setelah mendapatkan data dan informasi terkait permasalahan dimaksud dari Para Pihak," jelas Asep.

Terkait pembangunan sport center, Asep menuturkan KPK mendorong PT Angkasa Pura II dapat berkomitmen dengan Pemkot Tangerang untuk saling mendukung kemudahan proses administrasi perizinan investasi, pengamanan dan birokrasi terkait dengan pemanfaatan aset milik PT Angkasa Pura II.

"PT Angkasa Pura II (Persero) dan Pemerintah Kota Tangerang untuk mempersiapkan kajian pemanfaatan aset untuk rencana pembangunan sport center," pungkas Asep. (ADV)

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:02

Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45.

BISNIS
Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:14

Bagi para pelaku usaha yang ingin membawa bisnisnya naik kelas, Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 2026 menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill