TANGERANGNEWS.com- Seiring terus meningkatnya jumlah terkonfirmasi positif Pemerintah Kota Tangerang terus menambah rumah isolasi terkonsentrasi COVID-19, dengan memanfaatkan bangunan Puskesmas. Hal itu berguna untuk menghindari penularan pada klaster rumah tangga.
Masyarakat yang terpapar diminta untuk tidak isolasi di rumah. Namun di rumah isolasi yang telah disediakan, karena telah disediakan therapi obat dan makanan dimana seluruh biaya ditanggung pemerintah daerah.
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meninjau langsung Puskesmas Manis Jaya untuk memastikan seluruh sarana prasarana penunjang di rumah isolasi tersebut telah tersedia.
“Kita akan menfaatkan Puskesmas Manis Jaya ini untuk bisa menambah kapasitas ruang isolasi yang ada di Kota Tangerang, karena klaster rumah tinggal ini yang terpapar cukup tinggi. Untuk itu guna memutus mata rantai, mereka yang terpapar bisa segera diisolasi. Sehingga tidak menularkan anggota keluarga lainnya. Kapasitasnya 40 jadi totalnya jadi 412. Kita akan persiapkan Puskesmas lainnya, karena pihak Dinas Kesehatan sudah menyiapkan therapy obatnya sekalian makanannya dan semuanya gratis,” kata Arief.
Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu
Final cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten 2026 akan menghadirkan duel sarat gengsi antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang di Stadion Seruni, Kota Cilegon, Selasa, 16 Juni 2026.
Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan penyesuaian atau refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Salah satu yang akan dikaji adalah penerima manfaat agar program tersebut lebih tepat sasaran.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""