MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis
Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TANGERANGNEWS.com-Kue leker, jajanan yang satu ini adalah jajanan legendaris di era 90-an. Bagi generas itu pasti mengenal jajanan ini.
Seperti diketahui keberadaan Kue Leker saat ini susah - susah gampang untuk di temukan. Biasanya para pedagang Kue Leker berkeliling.

Tapi ternyata masih terdapat pula pedagang Kue Leker yang menetap loh.
Salah satunya dapat ditemukan di depan Jalan Parapat Raya tepatnya berada di depan SDN Parapat 1, Perumnas, Cibodas Baru, Cibodas, Kota Tangerang.
Peminat jajanan ini tidak hanya anak–anak yang bersekolah. Masyarakat sekitar, dan banyak mahasiswa yang menyukai makanan Kue Leker ini. Bagi yang sudah kangen sama kue yang satu ini, harus tahu waktu jualannya ya.

"Saya mulai jualan jam 10 pagi, terus tutupnya sekitar jam 6 sore ", ujar Andi penjual Kue Leker di SDN Parapat 1, pada Kamis, (14/1/20) lalu.
Penjual menjajakan dengan harga mulai dari Rp500 sampai Rp2.000. Murahkan, untuk bisa mendapatkan Kue Leker dengan berbagai varian rasa yang begitu nikmat itu.

"Saya meneruskan usaha kakak saya bang di sini, dulu kakak saya sewaktu sebelum pandemi berjualan di sini terus, jadi sekarang saya berjualan di sini", tutupnya. (RED/RAC)
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.
TODAY TAGMenghabiskan akhir pekan kini tidak harus keluar kota untuk mendapatkan suasana liburan. Menjawab tren masyarakat yang menginginkan pengalaman bersantap sekaligus rekreasi, ARYADUTA Lippo Village menghadirkan Saturday Tropical Brunch
Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews