Gegara Krisis Air Bersih, Korban Banjir Kronjo Tangerang Mandi di Irigasi
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:26
Dikarenakan kekurangan air bersih, warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang harus mandi disaluran irigasi Sungai Cimanceuri.
TANGERANGNEWS.com—Lapangan Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang telah diresmikan usai direnovasi oleh Pemerintah Kota Tangerang yang bekerjasama dengan salah satu bank terkemuka.
Peresmian Alun-alun Kota Tangerang ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah pada Jumat (29/1/2021).

Ketua Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (FTJSL) Kota Tangerang Mulyanto mengatakan peresmian dilakukan karena fasilitas utama alun-alun sudah selesai direnovasi.
"Untuk jogging track, lapang tengah rumput sintetis, tribun dan taman sudah selesai," ujarnya kepada TangerangNews.com.

Menurut Mulyanto, ke depan pihaknya terus berupaya berkomunikasi dengan salah satu bank mitra yang menjadi penyalur dana CSR ini untuk menambah fasilitas penunjang lainnya di alun-alun.
"Kita masih coba berkomunikasi dengan pihak bank sebagai penyalur dana CSR kiranya untuk dapat menambah sarana prasarana lain seperti renovasi masjid Ahmad Yani dan lain-lain," katanya.

Mulyanto menambahkan meskipun telah diresmikan, alun-alun kebanggan warga Kota Tangerang ini belum bisa digunakan karena masih dalam pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Belum dapat digunakan untuk umum, kan masih PSBB," pungkasnya.
Dikarenakan kekurangan air bersih, warga Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang harus mandi disaluran irigasi Sungai Cimanceuri.
TODAY TAGMasalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews