Suasana aktivitas masyarakat yang tak mengenakan masker di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Rabu (10/2/2021) siang. (@TangerangNews / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Aktivitas masyarakat di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang marak yang tak mengenakan masker. Hal itu terpantau pada Rabu (10/2/2021) siang.
Akibatnya, aparat dari Polres Metro Tangerang menyebar masker meski saat itu baik penjual dan pembeli sedang bertransaksi.
Bahkan petugas juga membagikan masker kepada mereka yang sedang bongkar muat barang. Aparat menyisir setiap pelosok pasar baik sekaligus juga menegur siapa saja yang melanggar protokol kesehatan.
AKBP Pratomo Widodo, Kasat Narkoba Polrestro Tangerang Kota mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.
“Sebab masih terjadi peningkatan kasus positif di Kota Tangerang. Setidaknya terdapat beberapa tempat yang menjadi perhatian karena berpotensi adanya pelanggaran protokol kesehatan,” ujarnya.
Pasar, Terminal dan Rumah Makan memang diakuinya kerap menjadi pusat keramaian yang berpotensi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan. Sehingga, kata dia, tempat itu menjadi perhatian khusus pihak Kepolisian. (RED/RAC)
Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama mengakses media sosial (medsos) guna menjaga kesehatan mental di tengah pergeseran pola interaksi digital.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""