Connect With Us

Pemuda Ini Gagalkan Percobaan Penculikan 4 Bocah di Babakan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 12 Februari 2021 | 11:47

Tampak bocah-bocah sedang dibawa pemotor di kawasan Babakan, Kecamatan Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com—Empat bocah menjadi korban percobaan penculikan oleh orang tidak dikenal di Kota Tangerang, Kamis (11/2/2021). Namun aksi itu berhasil dicegah oleh pemuda dengan aksi heroik di jalan. 

 

Pemuda yang mencegah penculikan empat anak tersebut bernama Rifki. Dia menceritakan, peristiwa berawal saat dirinya melihat anak-anak tersebut dibawa orang tak dikenal dengan sepeda motor. 

 

Kebetulan dia mengenal salah satu anak yang hendak diculik itu. Keempatnya dibawa pria tak dikenal saat bermain di kawasan Babakan, Kecamatan Tangerang, tepatnya di depan Sekretariat Pokja Wartawan Harian Tangerang sekitar pukul 13.00 WIB. 

 

Saat anak-anak tersebut berada ditunggangan sepeda motor sang penculik, Rifki merasa mengenal dengan anak-anak itu.  Lalu, Rifki pun mengikuti terduga pelaku yang membawa keempat bocah sampai kawasan Jalan Rasuda Said, Cipete, Kota Tangerang  untuk mencegah penculikan ini. 

 

Rifki mengatakan, dirinya mencegat sepeda motor yang membawa anak-anak tersebut. Lalu, kunci sepeda motor pelaku langsung dicabut olehnya.

 

"Terus saya ikutin dulu tuh nyampe Rasuna Said. Sudah diikuti daripada kelamaan saya paprasin (pepet) saja. Kunci saya cabut, saya buang," ujar Rifki dalam video yang diterima TangerangNews, Jumat (12/2/2021). 

Menurutnya, penculikan itu berhasil digagalkan. Keempat anak tersebut dibawa Rifki, untuk kemudian dikembalikan oleh warga di Babakan. Sedangkan terduga pelaku diurus warga Cipete. 

 

"Pas anak-anak sudah saya naekin ke motor, sudah di situ kan ada warga, saya bilang nih dia mau nyulik ponakan saya, amanin saja," ungkapnya. 

 

Setelah diamankan warga, Rifki mengaku tidak mengetahui nasib pelaku. Dia hanya fokus pada para korban. " Eggak tahu itu. Yang penting mah anak-anak selamat kan. Sudah saya jalan," imbuhnya. 

 

Keempat anak ini mengaku diculik saat bermain. Pelaku mengajak mereka ke tempat pohon rambutan.  "Di jalan saya tanya-tanya kan. Emang gimana awalnya? Diculik tadi lagi nyari ikan, terus diajak," katanya.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill