Connect With Us

Warga Terdampak Gusuran Tol Turun ke Jalan Minta Bantuan di Pengadilan Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 16 Februari 2021 | 16:39

Tampak Warga Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda kembali turun aksi ke jalan sambil meminta minta bantuan di depan Pengadilan Negeri Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Puluhan warga Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda kembali turun aksi ke jalan. Mereka membangun posko di depan Pengadilan Negeri Tangerang sambil meminta bantuan kepada para pengendara, Selasa (16/2/2021). 

 

Mereka masih belum mendapat kejelasan setelah rumahnya digusur untuk proyek Tol JORR II. Warga yang mengatasnamakan kelompok mereka sebagai tim 27 ini masih belum mendapat uang ganti gusuran. 

Koordinator warga, Dedi mengatakan, aksi meminta-minta ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. 

"Kami ngecrek (menggalang dana) untuk bisa makan. Karena sampai saat ini nasib kami masih belum jelas," ujarnya. 

 

Pantauan di lokasi, puluhan warga itu meminta uang kepada sejumlah pengendara dengan bermodalkan kantong kresek dan spanduk. 

 

Menurutnya sampai saat ini nasib warga masih terkatung-katung. Apalagi pihak Pengadilan Negeri Tangerang sampai saat ini belum memutuskan ikhwal konsinyasi mereka. 

"Intinya kami menuntut keadilan atas hak kami. Rumah kami sudah rata dengan tanah. Kalau tidak dibayarkan kami akan terus sengsara," katanya. 

 

Perwakilan LSM, Saipul Basri yang mengawal kasus ini mengaku membuka posko kemanusiaan di depan Pengadilan Negeri Tangerang hingga malam hari. 

 

"Kami akan menginap di sini. Kami hanya memperjuangkan hak saudara kami, bukan minta yang lain," katanya. 

 

Dia menyebut seharusnya Pemerintah Kota Tangerang bisa responsif. Meskipun proyek tol JORR II merupakan proyek Pemerintah Pusat.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill