Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan kondisi terkini terkait banjir di Kota Tangerang.
Menurutnya, banjir terparah berada wilayah Kecamatan Periuk seperti Kompleks Total Persada dan Garden City. Meskipun kini sudah mulai surut.
"Di wilayah yang masih banyak Periuk dan sekitarnya. Pantau tadi pagi airnya cuma turun 10 cm," ujarnya saat ditemui di Puspemkot Tangerang, Senin (22/2/2021).
Sedangkan untuk wilayah timur seperti Komplek Ciledug Indah, Kecamatan Ciledug sudah semakin surut.
"Hampir semuanya sudah surut, infonya tinggal satu di Puri Kartika terus sama di Petir tinggal 40 cm," imbuhnya.
Arief menyebut pihaknya telah melakukan penanganan banjir seperti perbaikan tanggul yang jebol diupayakan selesai hari ini.
Kendati banjir sudah mulai surut, ribuan orang terdampak masih mengungsi di posko pengungsian.
"Total 15 ribu jiwa (pengungsi) dari kemarin, sekarang sudah berkurang. Tinggal Periuk yang parah. Logistik terpenuhi ke posko-posko kalau ada yang kesulitan logistik ada di Gedung MUI," pungkasnya.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mengklaim telah melakukan perbaikan infrastruktur jalan di 1.024 titik sepanjang periode Januari hingga Juni 2026.
Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews