Connect With Us

40 Pompa Sedot Banjir di Periuk, Diprediksi 3 Hari Surut

Redaksi | Rabu, 24 Februari 2021 | 10:38

Mesin pompa penyedot air untuk mempercepat proses penurunan ketinggian banjir yang merendam sejumlah titik di kecamatan periuk, Kota Tangerang, Selasa (23/2/2021). (@TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 40 pompa air dioperasikan untuk menyedot banjir di sejumlah titik Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

 

Mesin pompa penyedot air ini dapat berfungsi setelah debit air Sungai Cirarab terjadi penurunan, namun proses pembuangan air dari pemukiman warga diperkirakan akan membutuhkan waktu paling lambat tiga hari.

 

Di Kecamatan Periuk, banjir merendam pemukiman warga di Perumahan Periuk Damai, Perumahan Mutiara Pluit, Perumahan Garden City dan Perumahan Total Persada.

 

Saat ini ketinggian banjir di empat lokasi tersebut bervariasi dan kondisi terparah terjadi di perumahan periuk damai dengan ketinggian 250 sentimeter.

 

Banjir lambat surut karena debit Sungai Cirarab yang merupakan muara aliran air di pemukiman warga masih tinggi hingga Senin (22/2/2021) lalu. Sehingga mesin pompa penyedot air tidak dapat difungsikan.

Namun hari ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang telah mengoptimalkan 40 pompa penyedot air yang terdiri dari 38 mesin pompa stationary dan 2 pompa portable.

 

"Untuk mempercepat banjir surutdibutuhkan waktu paling lama tiga hari kedepan, untuk mengeluarkan air dari pemukiman warga ke aliran kali. Karena wilayah pemukiman warga adalah dataran rendah dan mengandalkan pompa penyedot air untuk membuang air," Decky Priambodo, Kadis PUPR Kota Tangerang, Rabu (24/2/2021).

 

Sementara itu, untuk mengantisipasi banjir susulan, Dinas PUPR Kota Tangerang tengah memperbaiki beberapa tanggul yang jebol, serta membangun kisdam atau tanggul sementara di tanggul permanen aliran sungai.

KAB. TANGERANG
WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

Senin, 4 Mei 2026 | 19:33

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

KOTA TANGERANG
Bocah Perempuan di Cipondoh Diduga Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku

Bocah Perempuan di Cipondoh Diduga Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku

Senin, 4 Mei 2026 | 21:19

Jagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill