KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Satu ruas jalan di Jembatan Robinson Lama di Jalan Merdeka, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang ditutup sementara dengan berrier beton karena proses perbaikan jembatan.
Pemerintah Kota Tangerang pun mengalihkan arus lalu lintas untuk mengatasi dampak penutupan ruas jembatan tersebut.
"Ya, lalu lintas kami alihkan selama proses perbaikan jembatan selesai dengan perkiraan selama sepekan," ujar Wahyudi Iskandar, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang saat dikonfirmasi, Senin (1/3/2021).
Adapun dampak perbaikan Jembatan Robinson Lama, dilakukan penyekatan dengan barrier bahwa akses Jalan Kalipasir hanya diperuntukan bagi yang mengarah keluar.
"Arah Kalipasir disekat murni dengan barrier dialihkan ke arah Kampung Bekelir dengan sistem satu arah keluar," katanya.
Sedangkan ujung, Dadang Suprapto yang berada di samping Jembatan Robinson Lama menuju arah Otista juga diberlakukan sistem satu arah.
"Jadi yang biasanya mengarah ke belakang Robinson ditutup barrier karena sementara hanya untuk yang mengarah ke Otista," pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas PUPR Kota Tangerang, Jembatan Robinson Lama yang usianya sudah cukup tua yakni dibangun pada 1988 kini sedang dilakukan penambahan perkuatan infrastruktur.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPerjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews