Connect With Us

Dokumen Kependudukan Rusak saat Banjir, Disdukcapil Tangsel : Lakukan Ini..

Rachman Deniansyah | Rabu, 24 Februari 2021 | 17:13

Ilustrasi, Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan memberikan kemudahan bagi warga terdampak untuk mengurus dokumen yang rusak saat banjir, Sabtu (20/2/2021) lalu. 

Hal demikian dijelaskan Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Dedi Budiawan kepada TangerangNews.com, Rabu (24/2/2021). 

"Jangan khawatir, artinya terkait dengan musibah banjir ini kita telah membuka layanan atau posko di kelurahan, kecamatan, ataupun dinas. Andaikata ada warga yang datang, dokumen kependudukannya hilang atau rusak karena banjir maka diperlakukan secara khusus," ungkap Dedi saat dihubungi. 

Seluruh warga terdampak banjir, kata Dedi, dapat mencetak ulang dokumen kependudukan yang rusak dengan mudah. 

Setiap warga dapat mengurusnya dengan syarat yang sangat mudah. 

"Ya kan minta syarat apapun tapi kalau tidak ada mau bagaimana? Tetapi Kalau ada foto syukur. Cukup kalau yang bersangkutan kalau tidak punya (syarat) apa-apa cukup  minta pengantar dari RT saja," kata Dedi. 

Sebagai gantinya, setiap pemohon hanya diminta untuk memindai sidik jarinya saja. 

"Jangan khawatir, kan kalau tidak ada syarat apa-apa boro-boro ngapalin NIK kan, atau nomor KK, kita bisa pindai pakai sidik jari yang bersangkutan dan itu hanya bisa dilakukan di dinas," tuturnya. 

Dedi mengatakan, setiap warga terdampak dapat memilih tujuan tempat pencetakan ulang dokumen yang rusak tersebut. 

Misalnya di kantor Disdukcapil Tangsel yang terletak di Cilenggang, Serpong, Tangsel. Ataupun bisa datang ke kantor kelurahan atau kecamatan masing-masing. 

"Untuk kasus berat seperti tadi, yang tak punya syarat apa-apa silahkan ke kantor dinas. Tapi kalau yang bersangkutan masih punya fotokopinya misalkan, atau ada salah satu yang dimiliki. Boleh ke kelurahan atau ke kecamatan untuk cetak ulang dokumen yang rusak," jelas Dedi. 

Namun untuk saat ini, ia mengatakan belum ada satupun warga terdampak banjir yang lapor ataupun membuat ulang dokumen kependudukannya. 

"Karena mungkin titik terdampak lumayan banyak ada 22 titik. Tapi di Tangsel kan banjirnya tidak sebesar itu ya. Sehingga barangkali warga sempat menyelamatkan dokumennya," pungkasnya. (RED/RAC)

BANTEN
Hendak Kabur ke Luar Negeri, 2 Pelaku Penipuan Haji VIP Rp7,6 Miliar Diringkus di Apartemen Tangerang

Hendak Kabur ke Luar Negeri, 2 Pelaku Penipuan Haji VIP Rp7,6 Miliar Diringkus di Apartemen Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:36

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten meringkus dua orang pelaku dugaan penipuan dan penggelapan dana penyelenggaraan ibadah haji khusus jenis Mujamalah.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

KOTA TANGERANG
Cemburu Picu Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Tangerang

Cemburu Picu Penganiayaan Caddy Golf di Modernland Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:07

Motif di balik aksi penganiayaan terhadap seorang caddygolf di Lapangan Golf Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang akhirnya terungkap.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill