Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital
Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TANGERANGNEWS.com-Dheareza Damara merupakan pemilik usaha kaktus hias. Saat pandemi COVID-19, tanaman kaktus hias semakin digerami masyarakat Kota Tangerang.
Melihat peluang ini, Dheareza Damara pun langsung terjun berbisnis kaktus hias dengan membuka Ciq's Rumah Kaktus di Cikokol, Kota Tangerang.

"Awalnya saya melihat minta orang terhadap kaktus ini. Waktu saya menikah kan souvenirnya kaktus, ini cepet habis karena ada yang satu orang ngambil dua," ujar Dheareza, Minggu (4/4/2021).

Kaktus yang dijual di Ciq's Rumah Kaktus ada banyak jenisnya. Jika dihitung, jenis kaktus yang tersedia kurang lebih sebanyak 100 jenis. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga ratusan ribu.

Rumah kaktus ini menjual sesuatu yang unik, yakni terarium. Terarium merupakan suatu karya seni di dalam wadah kaca.

Isi dari wadah terbut merupakan tumbuhan dengan berbagai jenis. Terarium yang disediakan oleh Ciq's Rumah Kaktus adalah terarium dengan tumbuhan kaktus di dalamnya. Terarium di sini memiliki tema.

"Kami bisa membuat tema terarium sesuai keinginan pelanggan atau bisa juga memilih tema yang sesuai dengan negara, seperti negara tropis, gurun, dsb," ujarnya.

Harga terarium ini berbeda-beda, tergantung dengan kesulitan dalam mendekorasi dan juga jenis kaktus yang digunakan. Range harganya mulai dari Rp150.000 hingga jutaan. (RAZ/RAC)
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews