Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Dheareza Damara merupakan pemilik usaha kaktus hias. Saat pandemi COVID-19, tanaman kaktus hias semakin digerami masyarakat Kota Tangerang.
Melihat peluang ini, Dheareza Damara pun langsung terjun berbisnis kaktus hias dengan membuka Ciq's Rumah Kaktus di Cikokol, Kota Tangerang.

"Awalnya saya melihat minta orang terhadap kaktus ini. Waktu saya menikah kan souvenirnya kaktus, ini cepet habis karena ada yang satu orang ngambil dua," ujar Dheareza, Minggu (4/4/2021).

Kaktus yang dijual di Ciq's Rumah Kaktus ada banyak jenisnya. Jika dihitung, jenis kaktus yang tersedia kurang lebih sebanyak 100 jenis. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga ratusan ribu.

Rumah kaktus ini menjual sesuatu yang unik, yakni terarium. Terarium merupakan suatu karya seni di dalam wadah kaca.

Isi dari wadah terbut merupakan tumbuhan dengan berbagai jenis. Terarium yang disediakan oleh Ciq's Rumah Kaktus adalah terarium dengan tumbuhan kaktus di dalamnya. Terarium di sini memiliki tema.

"Kami bisa membuat tema terarium sesuai keinginan pelanggan atau bisa juga memilih tema yang sesuai dengan negara, seperti negara tropis, gurun, dsb," ujarnya.

Harga terarium ini berbeda-beda, tergantung dengan kesulitan dalam mendekorasi dan juga jenis kaktus yang digunakan. Range harganya mulai dari Rp150.000 hingga jutaan. (RAZ/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews