Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TANGERANGNEWS.com-Arus lalu lintas di Jalan KH Hasyim Asyhari, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang tepatnya di depan Situ Cipondoh macet, Sabtu (15/5/2021).
Pantauan TangerangNews, para pengendara dari arah yakni Cipondoh menuju Tangerang Kota dan sebaliknya harus bersabar karena lalu lintas tersendat..
"Dari pagi ini sudah ramai seperti ini kondisinya," ujar Didin Komarudin Kasi Tramtib Kecamatan Cipondoh saat ditemui di lokasi.
Para petugas dari Kepolisian dan Tramtib tampak melakukan perannya dengan pengaturan mobilisasi massa dan lalu lintas
"Kami mengerahkan 11 personel untuk menegakkan protokol kesehatan," katanya.

Setelah hari kedua Lebaran 2021, Situ Cipondoh tampak ramai pengunjung yang disebut berasal dari luar daerah Kota Tangerang. Mereka mengunjungi Situ Cipondoh untuk menikmati wisata air.
"Pengunjung ini dari mana-mana. Ada dari Cengkareng, Tangsel, Kosambi," ungkapnya.
Didin menambahkan, sejak kemarin Situ Cipondoh sudah ditutup, tetapi heran pengunjung masih tetap berdatangan dan menikmati wisata air naik bebek-bebekan.
"Kemarin sudah ditutup. Sekarang juga ditutup. Makanya ini kami sedang mengurai pengunjung, dan prokes harus lebih ketat," pungkasnya. (RED/RAC)
Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
TODAY TAGWali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang tengah mempersiapkan jalur khusus bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD dan SMP Negeri.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews