Connect With Us

Raja Tega! Mayat Bayi Baru Lahir Ditemukan di Tanah Kosong Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 11 Juni 2021 | 19:10

Jasad bayi yang berada di dalam tas plastik ditemukan di area tanah kosong Jalan Boulevard, Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat 11 Juni 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Bayi yang baru lahir ditemukan di area tanah kosong Jalan Boulevard, Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang pada Jumat 11 Juni 2021. 

"Benar ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB, kami dapat informasi dari masyarakat terkait penemuan balita. Kita langsung ke lokasi kejadian," ujar Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol saat dihubungi. 

Bayi dengan jenis kelamin laki-laki ini pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung, hingga akhirnya dievakuasi petugas ke RSUD Tangerang. 

Saat ditemukan, jasad bayi yang berada di dalam tas plastik ini kondisinya sudah meninggal. Menurut Kapolsek, diperkirakan tidak ada warga yang melihat proses dibuangnya bayi ini. 

"Lokasi pembuangan di tanah kosong, jauh dari pemukiman," katanya. 

Pihaknya masih melakukan penyelidikan ihwal apakah bayi ini dibuang karena hasil hubungan gelap atau tidak. 

"Masih dalam pendalaman," pungkasnya. (RED/RAC)

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

KAB. TANGERANG
BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

BMKG Kesulitan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

Rabu, 1 Juli 2026 | 23:57

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II menyebut modifikasi cuaca untuk membantu proses pemadaman di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akan sulit dilakukan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill