Baliho Ketua DPR RI Puan Maharani terlihat bertebaran di sejumlah titik Kota Tangerang seperti di Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang Gatot Wibowo, Kamis 29 Juli 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )
TANGERANGNEWS.com-Baliho Ketua DPR RI Puan Maharani terlihat bertebaran di sejumlah titik Kota Tangerang seperti di Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh.
Keberadaan baliho puan tersebut pun direspons Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Gatot Wibowo, Kamis 29 Juli 2021.
Ketika dikonfirmasi apakah Puan akan maju sebagai calon Pilpres mendatang, Gatot menyebut pemilu masih lama. "Pemilu masih jauh. Ini 2021, pemilu 2024 masih tiga tahun. Kenapa pada ramai sih pada," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis 29 Juli 2021.
Menurutnya, pemasangan baliho Puan di Kota Tangerang berkapasitas sebagai Ketua DPR RI, sehingga hal itu dinilai wajar-sajar saja.
"Kalau bicara gambar kapasitas dia kan sebagai ketua DPR, ketua DPP sangat berkapasitas. Ya jangankan beliau, lurah aja pada pasang spanduk, RW aja pada pasang spanduk," katanya.
Adapun pesan yang disampaikan Puan dalam baliho yakni berisi ajakan menjaga iman dan imun di tengah pandemi COVID-19.
"Tidak ada pesan apa-apa. Kalau ditanya kenapa ada Billboard, ya orang kelasan RT saja banyak spanduknya. Masa ketua DPR, ketua DPP enggak ada," imbuh Gatot.
Gatot menambahkan, pihaknya berharap tidak terjadi vandalisme pada baliho Puan.
"Saya mau berprasangka baik saja. Mudah-mudahan tidak terjadi. Lagian masing-masing saja sih, kalau dia pengen bikin gambar bikin aja, kan ruang publik banyak," pungkasnya.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Kabar gembira bagi para pecinta durian. Tangcity Mall kembali memanjakan lidah masyarakat dengan menghadirkan event kuliner tahunan yang paling dinanti, yaitu Rame Rame Belah Duren.
Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.