Connect With Us

Wafat di Usia 84 Tahun, Ini Wasiat Tokoh MUI Kota Tangerang KH Edi Junaedi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 15 September 2021 | 15:26

Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tangerang saat takjiah ke mendiang KH Edi Junaedi Nawawi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tokoh dan mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi meninggal di usia 84 tahun.

Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu 15 September 2021 pagi, setelah menyampaikan sambutan dalam acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I MUI Kota Tangerang.

Sambutan tersebut pun dianggap wasiat. Sebab, sebelum tiba-tiba tumbang dan tutup usia, ia menyampaikan sejumlah pesan kepada para peserta Rakerda di kantor MUI Kota Tangerang.

"Tadi disambutan beliau banyak wasiat kepada kami secara umum, agar melanjutkan seluruh apa yang sudah kita perjuangkan," ujar Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri Khotib.

Baca Juga :

Almarhum KH Edi yang merupakan mantan Ketua MUI Kota Tangerang tiga periode selama 2005-2020. Baijuri menganggapnya sebagai sosok pengayom.

"Beliau sosok yang mengayomi kita semua, sangat konsisten dengan perjuangan kemudian sangat idealis dengan perjuangan dan istiqomah," katanya.

Menurutnya, KH Edi juga sosok guru bagi dirinya yang sudah 15 tahun bersama di majelis ulama. “Jadi kebanyakan kenangannya," imbuhnya.

Namun sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab almarhum meninggal. Menurutnya, almarhum meninggal di usia 84 tahun setelah sambutan acara Rakerda I.

"Nggak ada penyebab yah, kondisi normal. Jadi susah kalau secara medis kalau kita ngomong penyebabnya apa. Tapi memang di usia beliau, penyakit sudah banyak," pungkasnya.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill