Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan agar jangan sampai terjadi kekerasan di Kota Tangerang.
Dengan status Kota Layak Anak yang disandang Kota Tangerang, menjadi motivasi agar perkembangan pembangunan masyarakat dapat mengikuti standar prestasi tersebut.
"Untuk itu tidak boleh terjadi tindak kekerasan, tak hanya kepada perempuan maupun anak, tapi juga laki - laki di Kota Tangerang," ujarnya saat membuka kegiatan workshop Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tahun 2021 secara daring yang diinisiasi DP3AP2KB Kota Tangerang, Selasa 21 September 2021.
Terkait penanganan, Arief menjelaskan, pelu adanya profesionalitas dalam bagaimana menangani serta memberikan perlindungan korban kekerasan selain program mengantisipasi terjadinya kekerasan.
"Melalui workshop, para petugas kesehatan dapat meningkatkan kompetensi serta wawasannya dalam upaya memberikan pelayanan yang lebih baik. Agar kasus kekerasan bisa diminimalisir bahkan tidak terjadi," jelasnya.
Menurut Arief, semua pihak memiliki peran agar Kota Tangerang tidak hanya menjadi kota yang layak anak, tapi bisa menjadi kota di mana setiap warganya dapat saling menghormati dan menghargai sesama.
"Agar Kota Tangerang bisa menjadi kota yang ramah bagi sesama," tukas Arief.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews