Connect With Us

Tabrakan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Truk Bahan Kimia Tumpah

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 18 Oktober 2021 | 09:40

Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk tangki kimia, bus dan mobil pribadi terjadi di ruas tol Tangerang-Merak KM 74, pada Minggu 17 Oktober 2021 malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk tangki kimia, bus dan mobil pribadi terjadi di ruas tol Tangerang-Merak KM 74, pada Minggu 17 Oktober 2021 malam.

Dalam tabrakan tersebut, truk tangki milik PT Sulfindo Adiusaha terbalik hingga zat kimianya tumpah dan mengeluarkan asap.

Kepala Induk Polisi Jalan Raya (PJR) Serang, Korlantas Polri Tol Tangerang-Merak, AKP Wiratno menjelaskan kronologi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 21.50 WIB tersebut.

Berawal ketika truk tangki nomor polisi B-9879-UFU yang melaju dari arah Merak menuju Jakarta menyeberang melawan arus.

Pada saat bersamaan, dari arah sebaliknya, yakni dari arah Jakarta menuju Merak, melintas bus PO Pelangi nopol BL-7519-AA.

"Bus berusaha menghindari tabrakan dengan truk tangki lalu masuk ke parit. Sedangkan Hobil Brio nopol B-2995-SOM menabrak truk," kata Wiratno seperti dilansir dari Kompas, Minggu 18 Oktober 2021.

Berdasarkan informasi ada korban jiwa dan luka akibat kecelakaan itu. Namun petugas belum bisa menyebutkan jumlah maupun identitasnya.

"Ada korban, kita masih proses evakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Kota Serang," jelas Wiranto.

Kecelakaan itu menyebabkan truk tangki terbalik. Kepulan asap dari bahan kimia yang bocor membumbung hingga keluar area tol dan mendekati perumahan Banten Indah Permai (BIP).

Kepolisian masih melakukan evakuasi dan penyemprotan ke truk tangki kimia tersebut hingga Senin 18 Oktober 2021 dini hari. 

Menurut Wiratno, mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk meredam asap yang keluar dari truk tangki kimia.

Brimob Polda Banten juga dikatakan telah datang untuk mengecek kandungan kimia dan menganalisa bahayanya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:27

Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang wanita muda berinisial SNA, 21, di sebuah rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda

NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill