Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN
Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TANGERANGNEWS.com-Dua pengendara sepeda motor tewas dalam tabrakan maut yang terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu 18 September 2021.
Kasubag Polres Metro Tangerang Kompol Abdul Rachim mengatakan korban berinisial AP meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan MY yang sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih, Ciledug, akhirnya meninggal.
“Korban AP dibawa ke Rumah Sakit Daerah Kabupaten Tangerang untuk dilakukan visum. WY yang mengalami luka serius di bagian kaki kanan, kaki kiri, dan kedua tangannya sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi tidak tertolong karena lukanya cukup parah," jelas Abdul dikutip dari Suarabanten.
Selanjutnya Abdul menerangkan, awalnya WY melaju dari arah Cipondoh menuju Ciledug, Kota Tangerang. S ementara AP dari arah sebaliknya.
Menurutnya, penyebab tabrakan yang terjadi pada Sabtu dini hari itu akibat WY yang kehilangan kendali sehingga menabrak AP yang sedang melintas dari arah sebaliknya. "Di depan ruko Green Village WY hilang kendali sehingga menabrak AP yang mengarah dari arah berlawanan," ujar dia.
Abdul menambahkan, WY untuk sementara diduga menjadi penyebab kecelakaan. WY juga berkendara tanpa Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB). "Dugaan sementara penyebab kecelakaan, (WY) berkendara tanpa NRKB melanggar Pasal 310 (4) jo 106 (1) UULAJ Nomor 22 Tahun 2009," ungkap dia.
Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
TODAY TAGPT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews