Connect With Us

Pekan Depan 45 SD di Kota Tangerang PTM Terbatas

Advertorial | Senin, 18 Oktober 2021 | 14:20

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran covid-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang memastikan pekan depan atau pada Senin 25 Oktober 2021, tahap satu pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di 45 SD akan digelar.

Kepala Dindik Kota Tangerang Jamaluddin mengungkapkan, pekan ini seluruh syarat PTM terbatas akan kembali diperkuat, seperti mulai dari sosialisasi, memastikan ulang fasilitas atau sarana prasarana protokol kesehatannya.

Sekolah juga telah mengerahkan seluruh Wali Kelas untuk menskring orang tua siswa yang sudah divaksin atau belum. Jika orang tua sudah divaksin, maka anaknya diperbolehkan ikut PTM terbatas.

"Ini menjadi syarat penting dan wajib untuk PTM terbatas tingkat SD, agar di lingkungan sekolah maupun rumah tidak ada yang menjadi carrier,” ungkapnya usai memantau vaksinasi SD 12 tahun, di SDN Darussalam, Batuceper, Senin 18 Oktober 2021.

Secara aturan, nantinya yang masuk dibagi dan bergantian 50 persen dari jumlah siswa. Dilihat dari surat persetujuan PTM terbatas dan antusias orang tua terkait PTM terbatas 80 persen ingin segera PTM.

Kedua pelajar Sekolah Dasar (SD).

"Jadi, ayo sama-sama kita bekerjasama untuk melancarkan vaksinasi seminggu ke depan, dan pekan depan PTM terbatas SD tahap satu bisa dimulai,” imbuh Jamaluddin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni menambahkan hari ini perdana dimulainya vaksinasi SD umur 12 tahun. Pelaksanaan akan berlangsung hingga 27 Oktober secara berkala diikuti sekitar 5.305 siswa. 

"Jenis vaksin yang digunakan adalah Pfizer. Hingga saat ini, terkait kipi belum ada laporan kejadian pasca vaksinasi yang berlebihan. Sehingga, orang tua tidak perlu khawatir hanya perlu persiapkan anak-anaknya dalam kondisi sehat dan bugar. Jangan diperbolehkan begadang dan jangan lupa sarapan lebih dulu,” imbau dr Dini. 

Menurutnya secara pelaksanaan vaksinasi tingkat SD saat ini dibantu oleh Tim SehatQu. Mulai dari proses skrining hingga proses penyuntikan, yang sebelumnya semua pelaksanaan diakomodir sepenuhnya oleh jajaran Puskesmas.

“Semoga vaksinasi berjalan lancar hingga 27 Oktober mendatang. Capaian terus meningkat, anak-anak SD sehat dan bisa segera ikut PTM terbatas. Jadi, ayo orangtua siswa jangan takut apalagi masih termakan hoaks, segera vaksin jika anaknya sudah 12 tahun dan belum dapat vaksin, segera daftarkan ankanya ke sekolah,” tegas dr Dini. 

Vaksinasi dan PTM terbatas pekan depan ternyata disambut antusias para orangtua siswa. Seperti Ariyadi, Wali Murid di SDN Darussalam, Batu Ceper yang mengaku memperbolehkan anaknya divaksinasi karena untuk kepentingan kesehatan. 

“Waktu itu kan sudah sempat mau dibuka, trus katanya belum divaksin jadi harus dibatalkan. Sekarang sudah divaksin semoga segera dibuka, biar anak saya tidak main gadget terus. Kalau di sekolah, mereka bisa bersosialisasi dan mengembangkan diri lebih luas lagi, bersama teman-temannya,” ungkap Ariyadi. (ADV)

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026 14 Hari, Ini Pelanggaran yang Diincar

Polresta Tangerang Gelar Operasi Keselamatan Maung 2026 14 Hari, Ini Pelanggaran yang Diincar

Senin, 2 Februari 2026 | 15:12

Polresta Tangerang menggelar Operasi Keselamatan Maung 2026 yang digelar selama dua pekan mulai 2 Februari 2026 hingga 15 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill