Connect With Us

Tak Ada Kasus Covid-19 di Sekolah, Kadindikbud Ungkap Kunci Keberhasilan PTM di Tangsel

Tim TangerangNews.com | Kamis, 7 Oktober 2021 | 17:19

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di wilayah Tangerang Selatan berjalan dengan lancar. Selama sebulan penuh berlangsung, tak ada satupun kasus penularan Covid-19 yang ditemukan di lingkungan sekolah. 

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono, saat dihubungi pada Kamis, 7 Oktober 2021. 

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Tidak terjadi paparan virus. Tak ada kasus penularan (Covid-19)," ujar Taryono kepada TangerangNews.com.

Ia menerangkan, keberhasilan itu dapat terwujud dengan adanya komitmen bersama untuk menerapkan aturan dan protokol kesehatan yang ketat. 

Komitmen tersebut, kata Taryono, diterapkan dengan penuh konsisten. Tentunya, juga harus melibatkan seluruh pihak. 

"Untuk melakukan pengawasan, baik itu dari Dinas Pendidikan, para pejabat dan pegawai, para pengawas, juga dari Dinkes dan Satgas. Kemudian juga dari pimpinan wilayah, mulai dari tingkat RT, RW, Kelurahan untuk sama-sama mengawasi sehingga aman," papar Taryono. 

Selain itu, Taryono menyebut bahwa dalam hal ini yang paling penting adalah pengawasan dari orang terdekat siswa itu sendiri, yakni orang tua. 

"Konsisten, kekompakan, termasuk dari orang tua siswa. Jadi jika di rumah ada yang terpapar, ya anaknya enggak usah masuk sekolah. Dan itu komunikasinya lewat wali kelas masing-masing. Misalkan di rumah ada pembantunya yang terpapar atau yang satu rumah ada yang terpapar. Maka anak itu enggak usah masuk sekolah," tuturnya. 

Selain dari segi pengawasan, Taryono melanjutkan bahwa di sisi lain pihaknya juga tengah mendorong capaian vaksinasi di lingkungan sekolah. 

"Kami mendorong vaksinasi. Pastikan semua guru, dan pegawai semuanya sudah vaksin. Jika ada guru atau pegawai yang belum vaksin, maka yang bersangkutan bekerja dari rumah," kata Taryono. 

"Kalau siswa, untuk jenjang SMP semua sudah divaksin. Tinggal satu atau dua orang yang memang belum bisa divaksin atau karena usianya belum menginjak 12 tahun," sambungnya. 

Selain itu untuk lebih memastikan lagi tak adanya penularan kasus di lingkungan sekolah, Taryono juga mewajibkan seluruh komponen di sekolah menjalani swab secara rutin. 

"Melakukan swab antigen terhadap peserta didik dan seluruh pegawai di sekolah. Ya, secara berkala. Jika memang terdapat yang positif maka segera untuk dieliminasi agar tidak menular kepada orang lain," paparnya. 

Dengan demikian, ia berharap agar keberhasilan pelaksanaan PTM ini terus berlanjut.

"Itu semua sangat penting. Semoga tak ada kasus penularan Covid-19 di sekolah Tangsel," pungkasnya.

WISATA
Harris Hotel & Convention Serpong, Destinasi Staycation Baru dengan Akses Langsung ke SMS

Harris Hotel & Convention Serpong, Destinasi Staycation Baru dengan Akses Langsung ke SMS

Jumat, 13 Maret 2026 | 21:57

PT Summarecon Agung Tbk. berkolaborasi dengan The Ascott Limited resmi menghadirkan Harris Hotel & Convention Serpong, sebuah destinasi penginapan yang menawarkan konsep Lifestyle Ecosystem Experience.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill