Connect With Us

11 RW di Kota Tangerang Raih Penghargaan Kampung Iklim Tingkat Nasional, Ini Daftarnya

Tim TangerangNews.com | Rabu, 20 Oktober 2021 | 21:04

Sebanyak 11 RW di Kota Tangerang meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Nasional 2021 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (@TangerangNews / Humas Pemkot Tangerang)

TANGERANGNEWS.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Tangerang mengungkapkan, sebanyak 11 RW di Kota Tangerang telah meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Nasional 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Menurut Kepala DLH Kota Tangerang Tihar Sopian, prestasi tersebut sebagai bukti nyata bahwa Kota Tangerang khususnya para warganya terus bergerak mengembangkan serta beradaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim walau di tengah pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

“Ini juga menjadi kontribusi nyata Kota Tangetang dalam upaya pengendalian perubahan iklim,” kata Tihar dikutip dari laman resmi Pemkot Tangerang, Rabu 20 Oktober 2021. 

Pihak DLH Kota Tangerang pun mengapresiasi keterlibatan seluruh masyarakat, perangkat kewilayahan, dan satuan pelaksana lingkungan hidup  yang telah melakukan pembinaan sehingga berdiri banyak Kampung Iklim di RW-RW di Kota Tangerang.

"Kami ucapkan selamat dan terima kasih kepada masyarakat yang telah membangun Kampung Iklim di RW-nya masing-masing. Semoga melalui lingkungan akan semakin banyak RW di Kota Tangerang yang berprestasi di kancah nasional," harap Tihar.

Selanjutnya Tihar menyebutkan, hingga saat ini telah terbangun sebanyak 125 RW Kampung Iklim di Kota Tangerang. Di antaranya, 50 RW pada 2019, 75 RW pada 2020, dan 115 RW sedang dilakukan pembinaan di 2021.

"Tentu ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Mulai dari pembinaan konservasi air, pengelolaan sampah, penghijauan dan ketahanan pangan, pemberian sapras penunjang hingga pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan," jelas Tihar.

Diketahui, per 2021 Kota Tangerang telah memiliki tiga RW Kampung Iklim tingkat Nasional kategori Utama + trophy, 21 RW Kampung Iklim tingkat Nasional kategori Utama, dan satu RW Kampung Iklim tingkat Nasional kategori Madya.

"Ayo wujudkan kampung-kampung di Kota Tangerang yang mampu secara mandiri berupaya adaptasi dan mitigasi agar selalu siap mengendalikan perubahan iklim secara berkesinambungan," tutur Tihar yang mengajak peran serta aktif seluruh masyarakat Kota Tangerang.

Berikut sederet RW Kampung Iklim di Kota Tangerang penerima penghargaan tingkat nasional 2021:

Kategori Kampung Iklim Utama + Trophy

1. RW 09, Kel Cibodasari, Kec Cibodas

2. RW 05, Kel Kreo, Kec Larangan

Kategori Kampung Iklim Utama

1. RW 02, Kel Batuceper, Kec Batuceper

2. RW 08, Kel Cibodasari, Kec Cibodas

3. RW 04, Kel Nusajaya, Kec Karawaci

4. RW 07, Kel Pabuaran, Kec Karawaci

5. RW 03, Kel Pabuaran Tumpeng, Kec Karawaci

6. RW 05, Kel Larangan Utara, Kec Larangan

7. RW 03, Kel Mekarsari, Kec Neglasari

8. RW 02, Kel Neglasari, Kec Neglasari

9. RW 01, Kel Periuk, Kec Periuk

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill