Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 158 kendaraan roda dua terjaring razia Operasi Zebra Jaya 2021, yang digelar Satlantas Polres Metro Tangerang Kota sejak Senin kemarin.
Pelanggaran dominan yang ditindak polisi ialah knalpot bising dan tidak adanya nomor polisi atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Wakasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Mbarep Susilo mengatakan Operasi Zebra Jaya 2021 telah dilaksanakan selama tiga hari, dengan 158 pelanggar yang ditindak.
"Pelanggaran kasat mata yang dapat membahayakan pengendara atau orang lain yang kami tindak, kami juga melakukan kegiatan preventif berupa edukasi dan pencegahan COVID-19 Zebra Jaya 2021," jelasnya melalui pesan singkat, Rabu 17 November 2021.
Mbarep Susilo menjelaskan operasi tahun ini dilakukan secara hunting, mobile, tidak stasioner (menetap) dan dilaksanakan di jalur Wilayah Tangerang Kota yang dominan ada pelanggar lalu lintas.
"Melibatkan 160 personil dari unsur preventif," ujarnya.
Menurut Mbarep Susilo, Operasi Zebra Jaya bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan disiplin atau kepatuhan masyarakat dalam pencegahan COVID-19.
"Sesuai data tahun 2018 sampai 2020 data kecelakaan dan pelanggar tilang menurun sampai 45 persen," pungkasnya.
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Sebanyak 81 bangunan lapak dan kios yang berada di kawasan Eks Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS) Pasar Cisoka, Jalan Raya Megu, Kecamatan Cisoka, Kabupaten akhirnya dibongkar setelah sempat mendapat penolakan, Sabtu 20 Sabtu 2026.
Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka terkait penyebab sebenarnya pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews