Connect With Us

DPD Partai Gelora Kota Tangerang Gelar Diksusi dan Tes Karakter Kepemimpinan 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 20 Desember 2021 | 13:23

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia Kota Tangerang berswa foto bersama selepas acara diskusi Akademi Manusia Indonesia (AMI). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia Kota Tangerang menyelenggarakan acara diskusi Akademi Manusia Indonesia (AMI) yang bertemakan "Good Leader is a Good Collaborator to Make the Best Team  Player" di Apartemen Aeropolis, Neglasari, Kota Tangerang.

Ketua DPD Partai Gelora Kota Tangerang Ibnu R Sholeh memberikan lima motivasi kepada anggota AMI yang hadir di acara tersebut, yakni tentang kehidupan, perjuangan, kesederhanaan, kebahagiaan, dan kesia-siaan. 

Ibnu menegaskan, pada anggota AMI diharap dapat menebarkan kedamaian kepada sesama manusia di kehidupan sehari-hari.  

"Kalau tidak kedamaian aktif paling tidak kedamaian pasif. Kegiatan tersebut tidak lain memicu untuk meningkatkan kesederhanaan dalam pergerakan politik," ujarnya, Senin 20 Desember 2021.

Menurut Ibnu, acara AMI ini akan diselenggarakan setiap tahunnya guna mengasah skill kepemimpinan seluruh kader Partai Gelora Indonesia, khususnya di wilayah Tangerang Raya. 

"Karena melalui program AMI dari Partai Gelora ini nantinya akan mencetak kader-kader atau sumber daya manusia yang lebih berkualitas," ucapnya.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Bidang Luar Negeri Partai Gelora, Sarah Azzahra yang juga turut hadir dalam acara tersebut berharap agar para  anggota AMI dapat berpikir kritis dan dapat menjadi pemimpin di masa depan. 

"Untuk menempuh hal itu, seorang pemimpin harus memiliki tim yang jujur, seorang yang melayani rakyatnya dan bersikap adil kepada rakyatnya," ungkap Sarah.

Lanjut Sarah, seorang pemimpin juga harus memiliki sifat aspiratif. Dikatakan wanita  muda ini, seorang pemimpin harus bisa memberikan aspirasi dan menjalankan aspirasi itu dengan baik. 

"Jadi kepemimpinan itu tidak terlepas dari kepribadian dan kecenderungan seorang pemimpin," sebutnya. 

Menjadi pemimpin, kata Sarah, seseorang paling tidak harus memiliki empat kemampuan, yakni dapat berpikir kritis, berpikir kreatif, komunikasi, dan kolaborasi. 

Tak hanya di situ, anggota AMI ketika menjadi seorang pemimpin juga harus memiliki beberapa skill guna menunjang kemampuannya dalam memimpin di masa depan. 

Dalam kesempatan itu Sarah juga mengadakan ujian dengan mengadakan MBTI Basic  Test dan berbagai kuis untuk peserta diskusi. Adapun dalam MBTI Basic Test itu untuk mengetahui personality atau karakter para peserta untuk membangun cara kolaborasi agar lebih baik lagi.

Adapun pada acara yang dihadiri lebih dari 120 orang dari seluruh perwakilan DPC dan PAC se-Kota Tangerang itu, para peserta terlihat cukup antusias mengikuti rangkaian acara.

KOTA TANGERANG
Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Jumat, 1 Mei 2026 | 13:02

Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Lampung Timur yang kerap beraksi dengan menggunakan senjata api (senpi) ditangkap saat beraksi di Kota Tangerang.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill