Connect With Us

Pengamat Politik Sayangkan Wali Kota Tangerang Sulit Ditemui Warganya

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 15 Desember 2020 | 16:00

Warga yang terdampak pembangunan tol JORR II, saat menggeruduk kantor Wali Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Pengamat politik menyoroti sikap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang enggan menemui warga terdampak pembangunan tol JORR II yang demo di Puspemkot Tangerang. 

Direktur Visi Nusantara Subandi Musbah mengatakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang dipilih untuk bisa memperjuangkan kesejahteraan warga Kota Tangerang. 

"Wali kota diberi mandat untuk menyelesaikan persoalan hajat hidup orang banyak," ujarnya kepada TangerangNews, Selasa (15/12/2020). 

Sehingga, seharusnya dalam setiap persoalan wali kota hadir untuk mengurai persoalan yang tengah membelit warga. 

"Bukan tiarap seolah tidak perduli persoalan," jelasnya. 

Subandi sangat menyayangkan Wali Kota Arief sebagai nomor satu di Kota Tangerang yang tidak dapat menindaklanjuti jeritan warganya. Padahal jeritan warga itu menyangkut persoalan serius. 

"Publik patut bertanya, posisi wali kota berada dipihak rakyat atau perusahaan? Beberapa kali massa aksi menyuarakan tuntutan tidak pernah ditemui. Padahal warga ingin sekali menyampaikan langsung permasalah yang tengah terjadi," katanya. 

Baca Juga :

Subandi menambahkan sikap Wali Kota Arief yang enggan menemui massa aksi kali ini berbeda dengan massa aksi yang demo mendukungnya. 

Seperti kasus perseteruan Wali Kota Arief dengan Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly. Saat itu, pada Kamis (18/7/2019) sekelompok massa menggelar aksi di depan Puspemkot Tangerang. 

Massa yang berunjuk rasa itu terdiri dari berbagai golongan seperti ulama, majelis taklim, organisasi masyarakat, aktivitas mahasiswa sampai buruh.

Bahkan, salah satu oratornya adalah Ketua KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan. 

Dalam aksinya saat itu, massa tidak terima tindakan Kemenkumham yang melaporkan Wali Kota Arief ke polisi atas tuduhan penggunaan lahan Kemenkumham tanpa izin. 

Tak berselang lama, Wali Kota Arief menemui massa. Arief meminta massa untuk berdoa agar permasalahannya dengan Menkumham Yasonna Laoly terkait kisruh lahan-lahan Kemenkumham selesai. Arief saat itu juga menyebut harapan masyarakatnya adalah harapannya. 

"Beda dengan aksi dukungan terhadap wali kota dalam kasus perseteruan dengan Kemenkumham, dengan cepat Arief menemui masa aksi. Anehnya hal ini tidak terjadi pada kasus kali ini," pungkasnya. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

KAB. TANGERANG
Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57

Sebanyak 17 orang pelajar diamankan oleh jajaran Polsek Panongan usai terlibat aksi tawuran antar kelompok di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Oktober 2026, malam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill