Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Progres pembangunan Banten Internasional Stadium (BIS) kini telah memasuki tahap akhir. Ditargetkan pembangunan selesai pada Maret 2022 dan bisa segera digunakan.
"Menurut laporan sudah 89 persen. Ada sisa-sisa sedikit (pembangunan) kita kejar. Atap-atap, sound system dan lampu," kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, seperti dilansir dari Detik, Kamis 13 Januari 2022.
Andika datang untuk melihat progres pembangunan BIS yang berdiri di kawasan sport center Kota Serang ini.

Ia sempat berkeliling ke tengah lapangan untuk mengecek rumput berstandar internasional hingga ke tribun penonton.
Andika sempat menemukan beberapa kekurangan seperti bangku penonton dan beberapa fasilitas penunjang.
"Intinya tinggal bagaimana finalisasi, penyelesaian pembangunan yang ada," ujarnya.

Kapasitas BIS mencapai 30 ribu lebih penonton. Stadiun ini nantinya bukan hanya jadi kebanggaan pemerintah daerah, tapi juga warga Banten.
"Target selesai 21 Maret. Konsep launching diserahkan ke tim untuk bagaimana mengenalkan BIS," jelas Andika.
Ia juga membenarkan jika sudah ada beberapa klub Liga 1 yang sudah mengajukan proposal untuk menjadikan BIS sebagai markasnya. Mulai dari Dewa United, Rans Cilegon FC dan Bhayangkara FC.
Selain dijadikan markas, stadion ini juga akan dikelola mereka, termasuk perawatannya. Karena setelah stadium ini berdiri, juga bisa membangkitkan ekonomi penduduk sekitarnya.
"Supaya nanti ini stadion bisa terawat jangan terbengkalai," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews