Connect With Us

Pembangunan Infrastruktur dan Vaksinasi Percepat Pemulihan Ekonomi

Tim TangerangNews.com | Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:19

Kegiatan vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Program pemerintah dimasa pandemi harus terus berjalan. Fokusnya tentu saja dengan penanganan Covid-19 melalui vaksinasi. Selain vaksinasi, pembangunan infrastruktur juga tak boleh luput. Karena dua hal ini dapat mempercepat pemulihan ekonomi di Tangerang. 

"Pembangunan infrastruktur di masa pandemi sebenarnya diperbolehkan dan bisa berjalan, apalagi yang masuk dalam kategori strategis dan percepatan vaksinasi. Karena infrastruktur adalah faktor utama pendukung kaitan pertumbuhan ekonomi," kata Pengamat Ekonomi Djaka Badranaya dari UIN Syarif Hidayatullah, Jumat 13 Agustus 2021.

Dijelaskan, jika pada tahun lalu pembangunan infrastruktur terkendala karena suplai bahan baku yang tertahan selama PSBB. Kini, kegiatan yang berkaitan pembangunan infrastruktur mendapatkan dispensasi dari pemerintah sehingga tak ada alasan kendala. Termasuk dukungan perangkat infrastruktur untuk percepatan vaksinasi.

Apalagi bagi daerah yang memang sudah mengalokasikan anggaran untuk pekerjaan infrastruktur dalam mendukung pembangunan dan percepatan vaksinasi sebagai kebangkitan ekonomi maka dapat segera dilaksanakan.

"Tak ada alasan menunda pelaksanaan kegiatan infrastruktur. Pembangunan yang menyangkut infrastruktur harus berjalan baik itu fisik maupun non fisik guna mendukung kegiatan vaksinasi," katanya.

Terkait upaya pemulihan ekonomi lainnya yang dapat dilakukan pemerintah daerah, dengan menitikberatkan vaksinasi bagi wilayah yang jadi pusat pergerakan ekonomi misalnya pedagang, pelaku UMKM dan pelayanan publik serta lainnya.

Maka itu Pemerintah Daerah harus memiliki peta pergerakan ekonomi dan kegiatan vaksinasi. Hal ini untuk mensikronkan capaian dan target yang diinginkan yakni pemulihan ekonomi dan pembentukan herd immunity.

"Peluang Kota Tangerang untuk turun ke level 3 PPKM sangat besar dengan capaian vaksinasi begitu cepat di Banten. Kebijakan pelonggaran untuk sektor ekonomi dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebab pendapatan daerah berasal dari pajak tertentu seperti hiburan, hotel dan rumah makan," ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah warga Kota Tangerang yang sudah disuntik dosis pertama sebanyak 688.389 orang dan yang disuntik dosis lengkap 372.604 orang. Sasaran keseluruhan untuk warga Kota Tangerang yang divaksin sebanyak 1,4 juta orang.

KAB. TANGERANG
 Nelayan Tangerang Keluhkan Hasil Tangkapan Kosong Akibat Pencemaran Sungai Cisadane

Nelayan Tangerang Keluhkan Hasil Tangkapan Kosong Akibat Pencemaran Sungai Cisadane

Selasa, 17 Februari 2026 | 16:08

Populasi biota laut seperti ikan, udang, kerang di pesisir Utara Kabupaten Tangerang menurun akibat pencemaran bahan kimia dari aliran Sungai Cisadane.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

HIBURAN
Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 16 Februari 2026 | 16:12

roma musim semi yang penuh harapan kini mulai terasa di setiap sudut Mal Ciputra Tangerang. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pusat perbelanjaan favorit keluarga ini resmi membuka rangkaian acara istimewa

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill