Connect With Us

Begini Kondisi Pasar Lama Kota Tangerang Setelah Ditutup

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 2 Februari 2022 | 15:40

Petugas Satpol PP Kota Tangerang mulai menertibkan para PKL yang masih berjualan di kawasan kuliner Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan kuliner Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang harus tutup sesuai kebijakan PT Tangerang Nusantara Global (TNG), mulai Rabu 2 Februari 2022 sampai 7 Februari 2022.

Berdasarkan pantauan TangerangNews siang, para petugas Satpol PP Kota Tangerang mulai menertibkan para PKL yang masih berjualan. Petugas meminta mereka untuk menutup lapaknya dulu.

Setelah ditutup, kawasan Pasar Lama tampak sepi. Hanya ada pengunjung yang datang ke toko-toko yang masih buka.

Tri, salah satu PKL yang berjualan bakso di Pasar Lama tampak lesu ketika diminta petugas untuk tidak berjualan. 

"Ya, mau bagaimana lagi orang disuruh tutup, kita mengikuti aturan saja," kata Tri memelas.

Tri mengaku, dirinya rela kalau kawasan Pasar Lama Kota Tangerang ditutup sementara. Terlebih, dia juga menerima jika ditata menjadi lebih baik.

"Rela dan setuju yang penting nanti bisa berjualan lagi dengan nyaman," katanya.

Tri menyebut, selama Pasar Lama ditutup dirinya akan berjualan di area pemukiman di kawasan Pasar Lama.

"Nanti saya pindah dulu jualannya di dalam selama di sini ditutup," katanya.

Sebelumnya, Direktur PT TNG Edi Candra mengatakan bahwa penutupan Pasar Lama dilaksanakan sementara dan hanya PKL yang ditertibkan. 

"Penutupan yang dilakukan sepanjang Jalan Kisamaun ini hanya sementara. Pertokoan masih dapat beroperasi seperti biasa dan hanya PKL yang ditertibkan sementara," ungkapnya, Senin 31 Januari 2022.

Edi melanjutkan, nantinya akan ada pembuatan zonasi-zonasi sehingga PKL yang ada di kawasan Pusat Kuliner Pasar Lama akan lebih tertib dari sebelumnya. 

"Jadi, seperti yang kita ketahui bersama, pada Sabtu lalu, terjadi kerumunan di Pasar Lama. Itu menjadi salah satu alasan penutupan juga adanya lonjakan kasus COVID-19 di Kota Tangerang. Maka dari itu nantinya akan ada zonasi-zonasi untuk PKL sehingga lebih baik," lanjutnya.

BANTEN
Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Rabu, 16 September 2026 | 19:11

Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill