Connect With Us

Dua Pria Bawa Sajam Cekcok di Ciledug Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Februari 2022 | 14:21

Dua pria terlibat cekcok di kawasan Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dua pria terlibat cekcok di kawasan Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. 

Dalam keributan yang terjadi pada Minggu 20 Februari 2022 tersebut, kedua pria itu melengkapi diri dengan senjata tajam (sajam).

Cekcok kedua pria di pinggir jalan ini mencuri perhatian masyarakat sekitar.

Namun pihak Kepolisian belum mengetahui secara pasti peristiwa yang videonya viral di media sosial ini.

"Sampai sekarang belum ada laporan ke Polsek Ciledug," kata Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi, Senin 21 Februari 2022.

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol. Ia menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa itu.

"Sedang kami cek. Kejadiannya hanya sebentar," katanya.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill