Connect With Us

Dua Pria Bawa Sajam Cekcok di Ciledug Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 21 Februari 2022 | 14:21

Dua pria terlibat cekcok di kawasan Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dua pria terlibat cekcok di kawasan Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. 

Dalam keributan yang terjadi pada Minggu 20 Februari 2022 tersebut, kedua pria itu melengkapi diri dengan senjata tajam (sajam).

Cekcok kedua pria di pinggir jalan ini mencuri perhatian masyarakat sekitar.

Namun pihak Kepolisian belum mengetahui secara pasti peristiwa yang videonya viral di media sosial ini.

"Sampai sekarang belum ada laporan ke Polsek Ciledug," kata Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi, Senin 21 Februari 2022.

Hal senada juga disampaikan Kapolsek Ciledug Kompol Poltar L Gaol. Ia menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa itu.

"Sedang kami cek. Kejadiannya hanya sebentar," katanya.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

BANTEN
Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Ketua Dewan Pers Tegaskan Peran Wartawan Sebaga Filter Lawan Manipulasi AI

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:44

Kehadiran Artificial Intelligence (AI) dalam ekosistem informasi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi menawarkan efisiensi, namun di sisi lain mengancam kebenaran publik melalui disinformasi dan manipulasi fakta.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill