Connect With Us

Sambut HUT 29 Kota Tangerang, Disindagkopukm Gelar UMKM Award 

Advertorial | Selasa, 22 Februari 2022 | 10:06

Kurasi produk UMKM Award 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Tangerang pada 28 Februari 2022 mendatang, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disindagkopukm) menggelar UMKM Award.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Disindagkopukm Kota Tangerang Hastuti Handayani menjelaskan, selain dalam rangka HUT Kota Tangerang, penyelenggaraan UMKM Award yang pendaftarannya dimulai pada 28 Januari 2022 ini, untuk menunjukkan potensi UMKM asal Kota Tangerang.

"Jadi, saat ini ada 115.000 jumlah UMKM di Kota Tangerang. Dari sini, produk yang potensial nantinya bisa kami dorong untuk menjadi unggul," ujarnya saat ditemui di kantor Disindagkopukm Kota Tangerang, Gedung Cisadane, Selasa 22 Februari 2022.

UMKM Award yang merupakan kompetisi perdana digelar di Kota Tangerang diikuti 141 pelaku UMKM yang mendaftar, dengan rincian 85 peserta dari kategori pelaku UMKM pangan, 36 peserta dari kategori pelaku UMKM kriya, dan 20 peserta dari pelaku UMKM fashion.

Hastuti Handayani mengatakan, para peserta yang mendaftar tersebut dilakukan seleksi administrasi, serta kurasi produk. Hingga akhirnya, terpilih menjadi 30 peserta pelaku UMKM, untuk mengikuti tahapan selanjutnya karena dianggap produk atau usahanya bernilai. Adapun poses seleksi tersebut dilakukan tim juri yang merupakan ahli pada bidang UMKM.

"Dari jumlah pendaftar yang masuk kami seleksi administrasi, ternyata masih cukup banyak terutama pelaku UMKM pangan yang belum memiliki legalitas atas produknya seperti NIB, P-IRT, dan sertifikasi halal. Tapi meskipun tereliminasi dalam kompetisi, kami akan fasilitasi pengurusan izin-izin usaha tersebut," jelasnya.

Menurut Hastuti Handayani, ke-30 peserta pelaku UMKM dari tiga kategori ini akan mengikuti tahapan pengembangan skill dan pengetahuan yang disarankan oleh tim juri untuk memaksimalkan potensi produknya.

"Nanti masukan atau saran seperti memanajemen produk dari tim juri diberikan waktu kepada peserta untuk mengikuti rekomendasinya. Jadi didorong dari sisi produk dan SDM-nya dalam proses produksi," katanya.

Selanjutnya, akan terpilih tiga peserta dari masing-masing kategori kompetisi sebagai The Most Valuable Product, The Most Creative Product, The Most Unique Product. Rencananya, pemberian penghargaan atau apresiasi tersebut dijadwalkan pada awal Maret 2022.

Hastuti Handayani menuturkan, selain mendapatkan apresiasi, para peserta terbaik tersebut akan direkomendasikan ke kementerian ataupun lembaga terkait, agar ditindaklanjuti menjadi pelaku UMKM supaya semakin diberdayakan hingga menjadi unggul.

Melalui penyelenggaraan UMKM Award ini bisa memberikan motivasi, kreativitas, dan inovasi, agar para pelaku UMKM di Kota Tangerang lebih maju lagi.

"Jadi, UMKM Award ini sebagai bentuk kepedulian Pemkot Tangerang terhadap pelaku UMKM sehingga diharapkan bisa meningkatkan kualitas produknya sesuai dengan standarisasi serta higienis dan berdaya saing," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill