Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian menyatakan kasus pengendara motor gede (moge) yang memukul pria inisial GEP, 26, di Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dengan menggunakan pistol berujung damai, usai kedua belah pihak dipertemukan.
Pertemuan antara pelapor dan terlapor terjadi pada Rabu 4 Mei 2021, malam, dengan dimediasi pihak Kepolisian. Kedua pihak pun sepakat untuk menyelesaikan kasus itu secara kekeluargaan.
"Pihak pelapor dan pihak terlapor telah menyelesaikan permasalahan tersebut dengan musyawarah secara kekeluargaan dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan, seperti dilansir dari Detik, Kamis 5 Mei 2022.
Zulpan enggan membeberkan lebih jauh terkait identitas pengendara moge tersebut. Ia hanya menyebut si pemotor berinsial N.
Menurut Zulpan, dalam proses mediasi terebut, pihak terlapor bersedia bertanggung jawab dengan menanggung biaya pengobatan korban atau pun kerugian lainnya.
Korban juga sudah menganggap permasalahan tersebut selesai dan tidak akan melanjutkan tuntutannya di Kepolisian.
"Pihak terlapor bersedia menganti biaya pengobatan dan kerugian materi selama pelapor tidak bekerja atas kejadian tersebut," terang Zulpan.
Seperti diketahui, kasus ini berawal ketika seorang pengemudi moge menggunakan jaket hitam dan helm terlibat cekcok dengan seorang pria di depan salah satu warung.
Berdasarkan informasi, cekcok itu disebabkan pengemudi moge yang tidak terima ditegur karena menggeber sepeda motornya saat kondisi jalan dalam keadaan macet. Adapun macet tersebut disebabkan kerumunan warga yang berburu takjil.
Pelaku turun dari motor, kemudian mengeluarkan senjata api dan memukuli salah seorang pemuda dengaan senjata tersebut hingga mengalami luka robek yang serius pada wajahnya. Korban pun melawan dengan melempar helm ke pelaku.
Peristiwa pemukulan itu sempat terekam kamera dan viral di sosial media. Dalam rekaman pelaku terlihat langsung menyembunyikan senjata apinya ke dalam tas.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Paramount Petals menggelar kompetisi marching band untuk meramaikan akhir pekan Minggu, 26 Juli 2026 di area Pasar Modern Paramount Petals.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews