Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Melambungnya harga cabai di Kota Tangerang membuat pengusaha warung makan merugi, karena harus menambah pengeluaran untuk memenuhi bahan baku. Sedangkan pendapatannya justru berkurang.
Terlebih, usaha seperti rumah makan Padang tidak mungkin mengurangi bahan baku utama berupa cabai, karena dapat mempengaruhi rasa yang justru dapat membuat konsumen beralih.
Oyong Liza, pengusaha Rumah Makan Padang Surya Minang di Cikokol, Kota Tangerang mengaku harus menambah biaya belanja harian hingga 20 persen lebih dari normalnya Rp1,5 juta, akibat kenaikan harga cabai.
"Sekarang harus menambah pengeluaran menjadi Rp2 juta untuk membeli cabai," katanya, Selasa 12 Juli 2022.
Sedangkan pendapatan harian tidak bertambah, karena tidak mungkin mereka menaikan harga atau mengurangi campuran bumbu dari cabai yang dapat mengurangi cita rasa.
"Nanti konsumen malah pergi karena rasanya beda," jelas Liza.
Karena itu, Liza meminta pemerintah dalam hal ini Kementrian Perdagangan agar dapat merespon kenaikan harga cabai, sehingga tidak menyusahkan masyarakat terutama usaha warung makan.
Untuk diketahui, harga komoditas cabai di pasar tradisional Kota Tangerang saat ini mencapai Rp60 ribu per Kg untuk cabai merah kriting dan cabai merah biasa, Rp90 ribu per Kg untuk cabai rawit hijau, serta Rp170 ribu per Kg untuk cabai rawit merah.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGTumpukan sampah di TPS liar, Jalan Darussalam 1, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang masih belum teratasi meski pemerintah daerah setempat disebut telah beberapa kali meninjau lokasi.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026, setelah mengalahkan Ponpes Al-Kamil Jatiuwung dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Benteng Reborn
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews