Connect With Us

Pegawai dan Buruh di Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang Diskrining TB Paru

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 2 Agustus 2022 | 12:43

Pegawai sekuriti saat menjalani skrining Tuberkulosis di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (Achmad Irfan Fauzi / Humas Pemerintah Kota Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Pegawai dan buruh bongkar muat di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang mengikuti skrining Tuberkolosis (TB Paru), Selasa 2 Agustus 2022.

Skrining yang difasilitasi Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan sebagai upaya dalam menekan kasus TB Paru.

Kepala Puskesmas Tanah Tinggi, Fery Ferdiansyah mengatakan, skrining dilakukan untuk mendeteksi kasus TB Paru sedini mungkin di Kota Tangerang.

"Kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari dengan sasaran sebanyak 500 sampai dengan 600 pegawai," ungkapnya.

Adapun selain dengan sistem jemput bola ke lapangan, katanya, masyarakat juga dapat mengunjungi puskesmas untuk melakukan skrining TB paru secara gratis. 

"Di puskesmas kami sudah ada penanggung jawab untuk TB Paru. Jadi, selain dengan sistem jemput bola ini, bisa juga mengunjungi puskesmas dan skrining dengan gratis tanpa dipungut biaya termasuk dengan obat-obatan jika dinyatakan positif TB," jelasnya.

Belum diketahui hasil dari skrining TB Paru kepada para pegawai dan buruh bongkar muat di Pasar Induk Tanah Tinggi ini.

Direktur Keuangan Pasar Induk Tanah Tinggi, Luthfie Ali Saleh menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang karena telah mengadakan skrining TB Paru secara gratis. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin. 

"Kami tidak terpikir sebelumnya untuk memeriksa penyakit TB Paru ini. Semoga seluruh pegawai dan buruh di sini tidak ada yang positif,” pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Komisi XII Kawal Penegakan Hukum Pencemaran Sungai Cisadane Akibat Kebakaran Gudang Pestisida

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:04

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill