Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Aparat Polres Metro Tangerang Kota menggerebek panti pijat dan apartemen di Kota Tangerang lantaran dijadikan sebagai sarang prostitusi.
Adapun lokasi panti pijat plus-plus yang digerebek berada di kawasan Poris Plawad, dan lokasi apartemen berada di bilangan Neglasari.
Dalam razia prostitusi yang dilakukan pada Jumat, 26 Agustus 2022 malam tersebut, pihak kepolisian mengamankan 10 wanita dan satu pria.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat.
"Di apartemen diamankan sebanyak tiga wanita dan seorang pria. Sedangkan di ruko Poris Plawad diamankan sebanyak enam terapis dan satu orang wanita sebagai penyedia tempat pijat plus-plus," ungkap Zain, Sabtu, 27 Agustus 2022.
Kapolres mengatakan, modus yang dilakukan para pelaku prostitusi di apartemen secara online.
Dari lokasi itu, pihaknya menjerat para pelaku dengan Pasal 296 dan 506 KUHP dan atau Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2018 tentang ITE.
"Sedangkan pelaku di tempat refleksi dijadikan tempat esek-esek, kami sangkakan dengan Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP perbuatan prostitusi," tegasnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini.
"Kegiatan juga dalam rangka penegakan Perda Nomor 8 Kota Tangerang tentang Prostitusi. Sebab, Kota Tangerang merupakan kota bermotto Akhlakul Karimah," pungkasnya.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGKementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.
Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews