Connect With Us

Satpol PP Tangsel Razia Prostitusi Jaring 27 Perempuan dan 16 Lelaki, Open BO Tarifnya Rp800 Ribu

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 Agustus 2022 | 13:13

Aparat Satpol PP Tangsel saat menggelar razia prostitusi di hotel Tangsel. (@TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar razia prostitus di tiga hotel wilayah Tangsel pada Sabtu, 13 Agustus 2022 dini hari.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel Muksin Al Fachry mengatakan, dalam operasi prostitusi tersebut pihaknya menjaring sebanyak 27 perempuan dan 16 laki-laki.

"Dugaan pekerja seks komersial (PSK) terdapat 18 orang, dan sisanya adalah pasangan tidak sah," jelasnya dikutip pada Senin, 15 Agustus 2022.

Terkait pasangan tidak sah, katanya, pihak keluarga sudah dipanggil untuk menjemput supaya dilakukan pembinaan lebih lanjut.

"Untuk perempuan yang diduga PSK atau open BO, kami serahkan ke Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan untuk dilakukan langkah-langkah lebih lanjut," ungkapnya.

Muksin mengungkapkan, dalam razia pihaknya juga menemukan sejumlah alat kontrasepsi. Adapun terkait wanita pekerja seks, katanya, mereka menjual diri dengan harga Rp400 ribu sampai Rp800 ribu untuk sekali kencan.

"Melayani pelanggan dari dua orang hingga delapan orang setiap hari," jelasnya.

Adapun operasi prostitusi ini dilakukan Satpol PP Kota Tangsel dalam rangka menegakkan peraturan daerah (perda).

"Dalam operasi terkait penyakit masyarakat, kami harapkan dapat mencegah pelanggaran-pelanggaran dikemudian hari dan juga untuk mempersempit merebaknya prostitusi dan penyakit masyarakat lainnya yang dilakukan di wilayah Kota Tangerang Selatan," tuturnya. 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

Rabu, 28 Januari 2026 | 21:15

Sebanyak 890 rumah di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cimanceuri dan Cipasilian hingga saat ini, Rabu 28 Januari 2026.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill